Riau Siaga Darurat Hidrometeorologi
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, Bengkalis Perkuat Mitigasi Banjir dan Puting Beliung
BPBD Bengkalis terus melakukan pemantauan seluruh wilayah rawan banjir di Bengkalis.
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Ariestia
Ringkasan Berita:
- BPBD Bengkalis rutin memantau debit sungai, hingga kini belum ada peningkatan signifikan di wilayah rawan banjir.
- Rapat koordinasi dengan seluruh stakeholder dijadwalkan pekan depan untuk menentukan langkah penanganan dan status siaga.
- Selain banjir, angin puting beliung juga diwaspadai; BPBD memastikan personel dan peralatan siap bersama TNI/Polri.
TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis terus melakukan pemantauan seluruh wilayah rawan banjir di Bengkalis.
Pemantauan secara rutin dilakukan petugas di lapangan, dengan memastikan debit air sungai yang ada.
"Sampai hari ini, dari laporan petugas kita di lapangan belum ada peningkatan debit air di daerah rawan, terutama daerah Kecamatan Siak Kecil," ungkap Manager Pusdalops PB BPBD Bengkalis Erzansyah kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (3/12) siang.
Menurut dia, sampai saat ini wilayah rawan banjir di Bengkalis masih nihil, meskipun pemerintah provinsi sudah menetapkan status siaga darurat hidrometreologi sampai akhir Januari 2026 mendatang.
"Kita akan melakukan rapat koordinasi menyikapi peningkatan status yang dilakukan provinsi. Rapat koordinasi akan menyusun persiapan penanganan bencana hidrometrelogi ini. Rencananya rapat koordinasi yang melibatkan seluruh stakeholder terkait dilaksanakan Selasa Pekan depan," jelasnya.
Baca juga: Riau Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi, BPBD Pelalawan Segera Kumpulkan Stakeholder
Erzansyah mengatakan, upaya dan langkah langkah pencegahan dan mitigasi perlu ditingkatkan mengingat kondisi cuaca saat ini.
Sementara waktu sampai hari ini wilayah Bengkalis masih normal dan belum ada potensi bencana.
"Tapi kita terus pantau, laporan disampaikan oleh tim kita di lapangan," jelasnya.
Sejauh ini status Bengkalis masih dalam siaga.
Namun tentu akan melihat hasil rapat koordinasi Selasa pekan depan, masing masing stakeholder akan memberikan laporan dan prediksi BMKG, bisa saja curah hujan meningkat atau bahkan tidak ada sama sekali.
"Hasil rapat koordinasi nanti akan terlihat, langkah langkah yang akan di lakukan, apakah status di Bengkalis tetap siaga atau meningkat ke status tanggap darurat," jelasnya.
Menurut dia, selain bencana banjir, bencana lain yang perlu di waspadai yakni bencana angin puting beliung.
Karena beberapa waktu lalu sempat muncul di Desa Titik Akar Kecamatan Rupat Utara.
Sejauh ini BPBD Bengkalis memastikan untuk kesiapan personil dan peralatan sejauh ini sudah memadai dan mencukupi.
| Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Riau Berakhir, BPBD Fokus Antisipasi Karhutla |
|
|---|
| Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Kuansing Optimalkan Call Center |
|
|---|
| Update Bencana Hidrometeorologi di Riau, Ada 152 KK Terdampak Banjir |
|
|---|
| Rumahnya Terendam Banjir, Satu Keluarga di Jalan Seroja Pekanbaru Akhirnya Dievakuasi Petugas BPBD |
|
|---|
| Siak, Bengkalis dan Kota Pekanbaru Banjir Terdampak Tingginya Curah Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Cuaca_Bengkalis_Beberapa_Hari_Terakhir_Sering_Mendung_dan_Hujan.jpg)