Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Rohul

Penerimaan Murid Baru di Rohul Mulai 8 Juni 2026, Bisa Online dan Offline

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026 di Rohul dimulai senin.

Tayang:
Tribun Pekanbaru
Plt Kadisdikpora Rohul, Alreza Ahyu (Disdikpora Rohul) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026 di Rohul akan mulai buka pada Senin pekan depan (8/6/2026).

Setiap sekolah bisa menggunakan sistem online maupun offline dalam pendaftaran.

Plt kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul, Alreza Ahyu mengatakan pembukaan pendaftaran sampai pada 13 Juni.

Pihaknya sendiri sudah menggelar rapat teknis SPMB ini pada Jumat pekan lalu (29/5/2026).

"Kemarin Jumat lalu kita sudah rapatkan soal ini. Kita sudah bicara soal teknis," kata Alreza Ahyu pada Tribunpekanbaru.com, Senin (1/6/2026).

Pihaknya mewanti-wanti kepada sekolah agar menerima murid baru sesuai dengan dayang tampung. Jangan sampai melebihi.

Nantinya, kata Alreza, pihak sekolah akan menyampaikan jumlah murid yang diterima. Saat itulah pihaknya akan mengetahui berapa keseluruhan murid baru yang diterima sekolah tersebut.

"Siswa yang diterima berdasarkan daya tampung yang sudah disampaikan. Tidak boleh menerima melebihi daya tampung yang sudah ditentukan," katanya.

Jika daya tampung sudah terpenuhi, maka pihak sekolah diperbolehkan menutup proses penerimaan murid baru sebelum waktunya. Sehingga yang mendaftar sesuai dengan kuota yang sudah disepakati.

Baca juga: Polisi Mulai Selidiki Penyebab Kebakaran di Bukit Lumut Rohul

Pengumuman kelulusan akan dilakukan pada 30 Juni. Setelah itu, murid baru akan mulai daftar ulang pada 6 Juli.

"Pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah dilakukan pada 6 sampai 8 Juli," ujarnya.

Dalam proses SPMB ini, pihaknya juga membebaskan pihak sekolah apakah menggunakan sistem online atau offline dalam upaya pendaftaran.

Bila sekolah tersebut bisa online, maka bisa dilakukan.

"Menyesuaikan kondisi sekolah, ada yang offline dan ada yang online," katanya.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved