Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ramadan 2026 di Riau

Jelang Ramadan Harga Cabai Turun, Kentang Naik di Pasar Siak Hari Ini

Harga cabai rawit hijau di Pasar Siak mengalami penurunan. Sementara sebagian besar bahan pokok lainnya relatif stabil jelang Ramadan.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Mayonal Putra
MENUNGGU PELANGGAN - Marhamah pedagang cabai rawit di Pasar Belantik Siak menunggu pelanggan, Kamis (27/11/2025) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK – Perkembangan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Siak, Selasa (18/2/2026), menunjukkan dinamika pada komoditas cabai. Harga cabai rawit hijau tercatat mengalami penurunan, sementara sebagian besar bahan pokok lainnya relatif stabil.


Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Siak (Disperindag, Kop UMKM) Siak, harga cabai rawit hijau turun dari Rp60.000 per kilogram menjadi Rp55.000 per kilogram atau turun sekitar 8 persen. Sementara itu, cabai merah keriting bertahan di angka Rp60.000 per kilogram.


Kepala Disperindagkop UMKM Siak,  Tengku Musa, mengatakan penurunan harga cabai rawit hijau dipengaruhi kelancaran pasokan dari daerah sentra produksi.


“Alhamdulillah, untuk cabai rawit hijau hari ini mengalami penurunan karena pasokan dari distributor dan petani lokal cukup lancar. Kondisi cuaca juga relatif mendukung distribusi,” ujar Tengku Musa, Selasa (18/2/2026).


Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, stabilitas harga menjadi fokus pengawasan pihaknya, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.


Untuk komoditas beras, harga terpantau stabil. Beras SPHP dijual Rp12.400 per kilogram. Beras premium seperti Cap Topi Koki berada di angka Rp17.000 per kilogram dan Cap Naruto Rp16.000 per kilogram. Sementara beras Bulog dilaporkan tidak tersedia.


Harga gula pasir curah tetap Rp18.000 per kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp18.000 per liter, Minyak Kita Rp15.700 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp23.000 per liter.


Di sektor protein hewani, daging sapi lokal bagian paha depan dan paha belakang masing-masing Rp135.000 per kilogram. Sandung lamur Rp80.000 per kilogram dan tetelan Rp50.000 per kilogram. Daging ayam broiler stabil di Rp43.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung Rp60.000 per kilogram.


Telur ayam broiler bertahan di Rp26.000 per kilogram. Untuk bawang merah Rp40.000 per kilogram, bawang putih honan Rp38.000 per kilogram, dan bawang bombay Rp35.000 per kilogram.


Komoditas sayuran mayoritas stabil, seperti tomat Rp15.000 per kilogram, timun Rp9.000 per kilogram, dan kangkung Rp9.000 per kilogram. Namun sawi hijau turun dari Rp14.000 menjadi Rp12.000 per kilogram atau turun 14 persen. Sebaliknya, kentang mengalami kenaikan dari Rp13.000 menjadi Rp14.000 per kilogram atau naik sekitar 8 persen akibat penyesuaian harga modal dari distributor.


Tengku Musa mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan rutin di pasar-pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan stok dan mencegah lonjakan harga yang tidak wajar.


“Kami bersama tim rutin turun ke lapangan. Jika ada indikasi lonjakan signifikan, akan segera kami koordinasikan dengan distributor dan instansi terkait agar harga tetap terkendali,” tutupnya. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved