Rokan Hulu

Beredar Surat, Dokter dan Perawat di RSUD Rohul Akan Gelar Aksi Mogok

Beredar Surat Komite Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kepada direktur RSUD Rohul.

Beredar Surat, Dokter dan Perawat di RSUD Rohul Akan Gelar Aksi Mogok
.

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Beredar Surat Komite Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kepada direktur RSUD Rohul.

Dimana, surat itu berisikan kekecewaan Dokter dan Perawat RSUD kepada Managemen RSUD yang tak kunjung membayarkan uang Jasa medis dokter dan perawat.

Bahkan dalam surat itu, dokter dan perawat di RSUD mengancam mogok, jika hak mereka tidak segera dibayarkan pihak manajemen.

Dalam surat yang ditujukan kepada direktur RSUD Rohul pada 3 Januari 2018 itu, komite medik dan Komite perawat RSUD, menyatakan 4 pernyataan sikap.

Pertama, Komite Medik Menyampaikan kekecewaan pada manajemen RSUD yang dianggap tidak konsisten pada kesepakatan awal pembayaran jasa umum dokter dan perawat pada rapat komite medik dengan Manajemen pada tanggal 18 Desember 2017.

Dimana Sesuai basil rapat, pihak manajemen berjanji membayarkan Jasa Umum pelayanan bulan September dan Oktober 2017 pada bulan Januari 2013. Namun kenyantaanya, dalam surat yang dikeluarkan Direktur tanggal 20 Desember 2017, jasa umum tersebut dibayarkan bulan Februari dan April 2018.

Kedua, sesuai dengan tuntutan Komite Medik dan Komite Keperawatan tentang uang tranportasi yang belum dibayarkan (bulan Desember tahun 2015) hingga saat ini, maka komite medik dan Komite Perawat RSUD meminta pihak manajemen untuk memberikan solusinya.

Ketiga, Komite medik meminta pihak manajemen untuk membuat Surat Hutang Jasa Medis yang belum dibayarkan pihak rumah sakit kepada nuaing-masing individu dokter spesialis.dokter gigi spesialis. dokter, dokter gigi dan seluruh perawat RSUD Rokan Hulu.

Keempat komite medik menunggu surat balasan pihak manajemen hingga batas tanggal 4 Januari 2018 jam 10.00 WIB. Jika sampai batas waktu dimaksud belum ada jawaban. maka mereka bersepakat tidak melakukan pelayanan di Poliklinik Rawat Jalan mulai hari Jum'at tanggal 5 Januari 2018.

Direktur RSUD dr. Paisal Harahap membenarkan adanya surat dari komite medik tersebut. Namun dirinya mengaku sudah menjelaskan kepada komite medik dan perawat dan mememastikan aksi mogok tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.

"Saya sudah jelaskan kepada komite medik dan perawat, dari hasil pertemuan tadi maka pembayaran jasa medis oktober dan september itu akan tetap kita bayarkan pada bulan januari ini," katanya, Kamis (4/1/2018).

Paisal menjelaskan, alasan penundaan pembayaran jasa medis itu disebabkan karena kondisi keungan RSUD Rohul yang kini tengah terbelit hutang Obat yang nilainya mencapai Rp 5,3 miliar.

"Rencananya, Manajemen baru akan membayarkan uang jasa medis tersebut setelah cairnya dana dari BPJS Kesehatan," tutupnya.

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help