TribunPekanbaru/

Pelalawan

Gunakan Uang Palsu, Pasutri Ditangkap Usai Belanja di Pasar Tradisional

Setelah menangkap pasutri itu, polisi menyita Upal sebanyak Rp 2 juta dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu 20 lembar.

Gunakan Uang Palsu, Pasutri Ditangkap Usai Belanja di Pasar Tradisional
tribunpekanbaru/johanes
Tiga pelaku pengedar uang palsu berhasil diamankan polisi beserta uang palsu Rp 8 juta 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Pasangan Suami Istri (Pasutri), KU (30) dan SI (28), terpaksa berpisah dengan ketiga anaknya.

Mereka harus mendekam di penjara setelah ditangkap tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras pekan lalu.

KU dan SI terlibat dalam tindak pidana pengedaran uang palsu (Upal) di Desa Harapan Jaya Kecamatan Pangkalan Kuras.

Mereka menggunakan upal untuk berbelanja di pasar tradisional di desa tersebut.

Setelah sang istri, SI, selesai berbelanja dan kembali ke rumah, polisi menangkap mereka.

"Penangkapan dilakukan setelah kita menerima laporan dari korban. Dimana seorang perempuan berbelanja menggunakan uang kertas diduga palsu. Setelah diselidiki dan dilakukan penangkapan kepada pasutri itu," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, yang didampingi jajarannya saat melakukan ekspos di mapolres, Senin (8/1/2018).

Baca: Video Porno Anak Kecil dengan Gadis Dewasa Itu Ternyata Pesanan dari Luar Negeri, Kanada dan Rusia

Baca: Ibu Ini Kaget Lihat Kondisi Putrinya Saat Lahir, Ternyata Ini yang Dialaminya

Setelah menangkap pasutri itu, polisi menyita Upal sebanyak Rp 2 juta dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu 20 lembar.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help