Anggota SKIPM Bisa Jemput Ikan Berbahaya yang Akan Diserahkan

Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pekanbaru telah menerima penyerahan jenis ikan berbahaya

Anggota SKIPM Bisa Jemput Ikan Berbahaya yang Akan Diserahkan
Tribun Pekanbaru/Ruby
Ketua Satgas Posko Penyerahan Ikan Berbahaya SKIPM Pekanbaru, Bahtiar Denny Edison (kiri tengah), Pelaku usaha Aquarium Toko JJ Telesthai penyerah ikan predator di Jalan Sudirman Pekanbaru, Hasan (tengah) berfoto bersama juga anggota Posko SKIPM Pekanbaru saat penyerahan ikan 

Laporan wartawan Tribunpekanbaru, Ikhwanul Ruby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Pekanbaru telah menerima penyerahan jenis ikan berbahaya kategori invasif asing dari sejumlah masyarakat pelaku usaha ikan hias dan masyarakat yang merupakan penghobi, Rabu (11/7/2018).

Jenis ikan berbahaya kategori invasif asing yang diserahkan pemiliknya ini berjenis Arapaima, Aligator dan ada juga Piranha.

Baca: Gelar Rapat Tertutup, Lintas Sektor Bahas Pembenahan Layanan Pelabuhan Roro Dumai-Rupat

Penyerahan ikan infasif asing ini hasil dari himbauan yang dikeluarkan SKIPM kepada masyarakat untuk menyerahkan ikan berbahaya invasif asing dalam rangka menjaga habitat perairan Indonesia.

Ikan yang dihimbau untuk diserahkan yakni Ikan Arapaima, Aligator dan Piranha dan beberapa jenis ikan lainnya yang termasuk kedalam katagori invasif.

Baca: Pengerjaan Proyek Fisik Masih di Bawah 50 Persen, Wako Dumai Anggap Wajar

Himbauan ini dilakukan menanggapi kejadian pelepasliaran ikan predator Arapaima Gigas di Sungai Brantas Jawa Timur beberapa waktu lalu oleh masyarakat.

Untuk mengakomodasi penyerahan ikan berbahaya ini SKIPM membuka Posko Penyerahan Ikan Berbahaya bagi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan ikan predator yang dimiliki.

Posko penyerahan ikan tersebut dibuka berkordinasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota di Riau.

Baca: Tak Akan Dibangun Jika Masyarakat Tak Setuju, Bagaimana Nasib Waduk Lompatan Harimau?

Ketua Satgas Posko Penyerahan Ikan Berbahaya SKIPM, Bahtiar Denny Edison mengatakan posko penyerahan ikan berbahaya ini dibuka mulai 1 Juli 2018 lalu hingga 31 Juli 2018 mendatang.

Ia mengatakan pada periode ini para pemilik ikan berbahaya bisa menyerahkan jenis-jenis ikan predator tersebut ke posko untuk menjaga habitat perairan di Riau.

Baca: Rangkaian HUT Bhayangkara ke-72, Gedung Baru Polresta Pekanbaru Diresmikan

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help