Pelalawan

7 Fakta Bidan Desa di Ukui Dicekik & Dirudapaksa hingga Pingsan,Korban Sadar Setelah HP Berdering

Bidan desa yang menjadi korban tindak pidana pemerkosaan itu ternyata dijemput pelaku sebelum dicekik dan diperkosa.

7 Fakta Bidan Desa di Ukui Dicekik & Dirudapaksa hingga Pingsan,Korban Sadar Setelah HP Berdering
Ilustrasi pemerkosaan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang wanita yang berprofesi sebagai bidan desa di Desa Lubuk Kembang Sari Kecamatan Ukui harus mengalami hal pahit.

Senin (6/8/2018), bidan desa itu menjadi korban tindak pidana pemerkosaan sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kejadiannya sekitar pukul 21.00 wib lewat. Pelaku kabur dan sampai sekarang masih dicari keberadaannya," ungkap Camat Ukui, Amri Juharza, kepada tribunpelalawan.com, Selasa (7/8/2018).

Bidan desa yang menjadi korban tindak pidana pemerkosaan itu ternyata dijemput pelaku sebelum dicekik dan diperkosa.

Berikut fakta-fakta kasus pemerkosaan bidan desa di Ukui yang dirangkum TribunPekanbaru.com:

1. Modus pelaku periksa kandungan istri pelaku yang sedang hamil

Camat Ukui, Amri Juharza, kepada tribunpelalawan.com, Selasa (7/8/2018) menuturkan berdasarkan pengakuan dari warga sekitar, kejadian yang menimpa bidan desa di Ukui bermula saat pelaku menjemput korban ke rumahnya sekitar jam 21.00 Wib.

Pelaku beralasan menjemput bidan desa karena ingin memeriksa kandungan istrinya yang sedang hamil.

Bidan Desa (Bindes) itu tak menaruh curiga karena pelaku sudah pernah menjemput korban malam-malam dengan kepentingan serupa.

Namun malam itu menjadi mimpi buruk bagi korban.

Baca: Bidan Desa yang Dicekik dan Diperkosa di Ukui Dikenal Warga sebagai Sosok yang Ramah

Baca: Alasankan Periksa Kandungan Istri Pria Ini Cekik dan Perkosa Bidan Desa di Ukui

Halaman
1234
Penulis: Sesri
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help