Pemilu 2019

Pemilih Pemilu 2019 di Kampar Bertambah 18.036, TPS Juga Bertambah 7

Penambahan daftar pemilih, jauh di bawah temuan Kementerian Dalam Negeri tentang jumlah penduduk potensial yang belum masuk DPT.

Pemilih Pemilu 2019 di Kampar Bertambah 18.036, TPS Juga Bertambah 7
Tribunpekanbaru/Nando
Suasana Pleno Rakapitulasi Suara ditingkat KPU Kampar 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - KPU Kampar menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-2) untuk Pemilihan Umum Serentak 2019 sebanyak 475.554. Jumlah ini bertambah dari DPTHP-1 yakni, 457.518.

DPTHP-2 ditetapkan dalam Rapat Pleno KPU Kampar, Senin (12/11/2018).

Pleno dipimpin lima komisioner KPU Kampar. Dihadiri unsur PPK, Bawaslu, Panwascam dan utusan Partai Politik peserta Pemilu.

Daftar Pemilih bertambah sebanyak 18.036.

Baca: KPUD Siak Tetapkan DPTHP 2 Pemilu 2019 Sebanyak 275.554

Baca: Jumlah Pemilih Pada Pemilu 2019 di Dumai Bertambah 3.480

Selain daftar pemilih, KPU juga menambah jumlah 7 TPS. Semula 2.222 menjadi 2.229 TPS.

Tersebar di Kampar Kiri 4 TPS, Tapung Hulu 2 TPS dan Siak Hulu 1 TPS..

Penambahan daftar pemilih, jauh di bawah temuan Kementerian Dalam Negeri tentang jumlah penduduk potensial yang belum masuk DPT.

Seperti diketahui, Kemendagri menemukan 109.730.

Komisioner KPU Kampar Divisi Program dan Data, Ahmad Dahlan dalam laporannya menyebutkan, dari 109.730 orang, KPU hanya bisa memasukkan 20.610 menjadi pemilih.

Baca: KPU Kampar Tetapkan Daftar Pemilih Pemilu 2019 Hari Ini Pukul 14.00 WIB

Namun penyempurnaan data pemilih tidak sampai di situ. "Data pemilih bergerak dari GMHP dan verifikasi faktual," ungkap Dahlan. Dari Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), jumlah pemilih bertambah sebanyak 750 orang.

Namun berkurang melalui pencermatan. Dahlan mengungkapkan, dari hasil verifikasi faktual ditemukan sebanyak 3.327 pemilih dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Sehingga harus dicoret.

"Sebanyak 605 pemilih sudah meninggal. Termasuk di dalamnya, 179 pemilih yang direkomendasikan Bawaslu," jelas Dahlan. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved