Rokan Hulu

Tanjak Khas Rohul Unak Serantau Digunakan Ketua SPS Pusat Terpilih

Anggota PWI Rohul yang hadir, tampil beda dengan megenakan Tanjak Unak Serantau, yang menjadi tanjak khas kabupaten Rohul.

Tanjak Khas Rohul Unak Serantau Digunakan Ketua SPS Pusat Terpilih
Istimewa
Kehadiran anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Riau, dalam kegiatan Hari Pers Nasional (HPN), yang diselenggarakan di Kota Surabaya, Jawa Timur, 6-9 Februari 2019 ternyata, memberi warna tersendiri. Anggota PWI Rohul yang hadir, tampil beda dengan megenakan Tanjak Unak Serantau, yang menjadi tanjak khas kabupaten Rohul. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Kehadiran anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Riau, dalam kegiatan Hari Pers Nasional (HPN), yang diselenggarakan di Kota Surabaya, Jawa Timur, 6-9 Februari 2019 ternyata, memberi warna tersendiri.

Bagaimana tidak, anggota PWI Rohul yang hadir, tampil beda dengan megenakan Tanjak Unak Serantau, yang menjadi tanjak khas kabupaten Rohul.

Tanjak khas Kabupaten Rohul , "Unak Serantau" tersebut, cukup mencuri perhatian para insan pers yang hadir, dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional, yang dipusatkan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Baca: VIDEO: Bocah 10 Tahun Sumbangkan Kue Untuk Prabowo di Acara HUT Gerindra di Riau

Salah satunya H.M Alwi Hamu, Ketua Sarekat Penerbit Surat Kabar (SPS) Pusat terpilih, yang hadir dalam kegiatan Konvensi Nasional Media Masa, dalam rangkaian Peringatan HPN 2019, Jumat (8/2/2019) di Hotel Serathon, Surabaya.

Disela-sela Konfrensi tersebut, Ketua PWI Rohul, Engki Prima Putra ST, secara langsung memasangkan Tanjak kepada staf khusus Wakil Presiden Jusuf Kalla itu.

Dihadapan peserta konfrensi, Berulang kali pria asal Sulawesi itu, mengenalkan Tanjak Rohul yang di kenakakanya sembari meneriakan nama Rokan Hulu.

"Ini dari Rohul, ini tanjak namanya dari Rohul lho, saya bangga memakai ini,"‎ ucapnya.

Alwi mengungkapkan, pekerjaan wartawan saat ini, tidak hanya menulis, mengumpulkan, mengedit dan mencetak berita, tapi harus memiliki kreatifitas dan inovasi bagaimana mempromosikan daerah.

"Jadi kalau cari berita, ngumpul berita, ngedit berita, cetak berita itu dulu, sekarang bagaimanaanda bergerak melakukan sesuatu untuk mengembangkan potensi daerah anda dan bagaiamana menambah penghasilan daerah," pesanya.

Ia menambahak, wartawan saat ini harus menjadi inti pergerakan daerah, dengan melakukan inovasi tiada henti terumaya dalam promosi potensi daerah termasuk pariwisata bersama-sama budayawan setempat.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved