Mahasiswa STIE I Inhu Latih Warga cara Beriwirausaha

Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE I) Rengat menggelar pelatihan kewirausahaan untuk warga.

Mahasiswa STIE I Inhu Latih Warga cara Beriwirausaha
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
PELATIHAN - Kelompok Mahasiswa KKN STIE Indragiri Rengat menggelar pelatihan kewirausahaan di Desa Tanah Datar, Kamis (7/3/2019). Pelatihan ini untuk mendorong masyarakat terjun ke dunia usaha. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indragiri (STIE I) Rengat menggelar pelatihan kewirausahaan dengan tema "meningkatkan minat berwirausaha dengan mengembangkan potensi lokal".

Hal ini diinformasikan Humas STIE I Rengat, Agus Supriyadi. Pelatihan wirausaha yang digelar di samping kantor Desa Tani Makmur pada Kamis (7/3/2019) ini mengundang dosen kewirausahaan STIE I, Kurnia Dewi.

Ketua KKN Desa Tani Makmur, Joni Awang menyampaikan pelatihan kewirausahaan ini adalah bagian dari program kerja mahasiswa KKN STIE I.

Baca: Sepanjang 2018, Ribuan Korban Hidup maupun Meninggal Ditangani Subbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara

Baca: BPKAD Pelalawan Belum Salurkan Dana Kelurahan karena Tunggu Tata Pengelolaan Dana

Devi Alviani yang juga salah seorang mahasiswa KKN Desa Tani Makmur menyampaikan Desa Tani Makmur memiliki potensi pemgolaham jahe salah satunya, yaitu permen jahe.

Hal ini karena di Desa Tani Makmur terdapat kelompok tani (Poktan) yang menanam jahe serta pengurus PKK yang membuat produk ekstrak jahe.

Kurnia Dewi, narasumber pada kegiatan itu menyampaikan arti pentingnya wirausaha untuk menambah pendapatan masyakarat.

Ia membagikan tips, agar wirausaha itu dimulai dengan niat.

Baca: VIDEO: LIVE Streaming PSS Sleman vs Borneo FC, Piala Presiden, Super Elja Usung Misi Balas Dendam

"Wirausaha harus dimulai dengan niat yang kuat, keberanian memulai dan bisa berawal dari hobi," katanya.

Ketua STIE I, Ivalaina Astarina mengpresisi kegiatan mahasiswa KKN tersebut dalam rangka memberdayakan sosial ekonomi masyarakat di Desa Tani Makmur.

"Kendalanya saat ini adalah di bidang pemasaran dan STIE I siap membantu masyarakat Desa Tani Makmur dengan program Desa Binaan untuk memasarkan produk turunan dari jahe masyarakat Desa Tani Makmur," katanya.

Hal ini dilakukan STIE I sebagai salah satu wujud tridharma perguruan tinggi dalam mengembangkan sosial ekonomi masyarakat di Daerah Kabupaten Inhu.

Ke depan ia juga berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat bisa lebih meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dosen pembimbing lapangan KKN STIE I di Desa Tani Makmur, Tomy Fitrio menyampaikan terima kasih pada masyarakat dan perangkat desa yang sudah menyambut baik program-program mahasiswa KKN STIE I mulai dari penyuluhan wirausaha untuk pengurusan perizinan serta akses ke bank.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa (Kades) Tani Makmur yang diwakili Sekretaris Desa Jamaluddin mengharapkan agar KKN STIE I meninggalkan sesuatu yang bernilai buat sosial ekonomi masyarakat.

"Selama ini masyarakat hanya fokus tani karet dan sawit diharapkan ke depannya muncul wirausaha baru untuk menambah pendapatan masyarakat Desa Tani Makmur," katanya. (Tribuninhu.com/Bynton Simanungkalit)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved