Kamu Tim Kuning Telur atau Putih Telur? Manakah yang Lebih Sehat? Simak Penjelasannya

Salah satu makanan yang kaya protein adalah telur, sehingga bisa dijadikan alternatif untuk mengisi energi tubuh.

Kamu Tim Kuning Telur atau Putih Telur? Manakah yang Lebih Sehat? Simak Penjelasannya
Shutterstock
Ilustrasi 

Kamu Tim Kuning Telur atau Putih Telur? Manakah yang Lebih Sehat? Simak Penjelasannya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Salah satu makanan yang kaya protein adalah telur, sehingga bisa dijadikan alternatif untuk mengisi energi tubuh.

Namun, bagian kuning pada telur sering disebut "jahat" karena diduga mengandung lemak dan kolesterol tinggi.

Pada tahun 1990an dan 2000an, orang-orang telah mengelompokan telursebagai makanan berlemak dan berkolesterol.

Tahun 2015, Pedoman Diet AS mengklaim batas konsumsi telur harian hanyalah 300 miligram.

Berdasarkan riset, jumlah konsumsi telur dalam porsi 300 miligram per hari tak akan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Lalu, benarkah telur berbahaya bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi? Allison Koch, ahli diet olahraga di Chichago mencoba menerangkannya.

Selama bertahun-tahun, orang mengira kolesterol dalam kuning telur dapat meningkatkan kadar kolesterol darah, yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca: VIDEO: Live Streaming PSM Makassar Vs Lao Toyota, Piala AFC 2019, PSM Makassar Bawa 20 Pemain

Baca: VIDEO LIVE RCTI! Juventus vs Atletico Madrid: Bursa Taruhan Prediksi Juventus Menang, tapi Tak Lolos

Baca: (VIDEO) Live Streaming Shan United vs Persija Jakarta AFC CUP 2019 Grup G, LIVE RCTI

Ditambah lagi, penelitian menunjukkan lemak jenuh — lemak dalam kuning telur — terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

"Akibatnya, orang-orang — termasuk para atlet — menghindari konsumsi kuning telur. Mereka hanya mengonsumsi bagian putihnya, yag terdiri dari protein dan air," kata Koch.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved