Siak

Meski Tak Ditahan karena Bong Sabu,Petugas di Pustu Langkai Siak oleh Plt Bupati Tetap Disanksi

Saya amat menyesalkan adanya alat isap Narkoba atau entah apapun namanya di Pustu Langkai. Ini sangat bertentangan dengan fungsi dari Pustu itu

Meski Tak Ditahan karena Bong Sabu,Petugas di Pustu Langkai Siak oleh Plt Bupati Tetap Disanksi
TribunPekanbaru/Melvinas Priananda
Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti usai penangkapan terhadap lima orang terduga jaringan pengedar narkotika antar provinsi di Mapolresta Pekanbaru, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Plt Bupati Siak kecewa dengan adanya temuan alat isap sabu-sabu atau bong di Puskesmas Pembantu (Pustu) Langkai, kecamatan Siak, Selasa (5/3/2019) kemarin. Menurut dia, pemilik atau pihak petugas Pustu tersebut diberikan sanksi disiplin.

"Saya amat menyesalkan adanya alat isap Narkoba atau entah apapun namanya di Pustu Langkai. Ini sangat bertentangan dengan fungsi dari Pustu itu sendiri," kata Alfedri kepada Tribubsiak.com, Kamis (14/3/2019).

Ia mengingatkan, ASN atau honorer Pemkab Siak yang terlibat Narkoba dapat dipecat.

"Di manapun ASN atau honorer itu bertugas. Kita tegas dalam hal ini sekaligus seluruh ASN dan honorer sudah menandatangani pakta integritas terkait anti Narkotika," kata dia.

Baca: KPU Siak Pastikan WNA di Perawang tak Masuk DPT

Baca: Alfedri Rencanakan Gelar Syukuran di Siak Usai Dilantik Jadi Bupati Definitif

Ia juga memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk mengevaluasi Pustu Langkai, dan mengecek seluruh Pustu dan Puskesmas yang ada di kabupaten Siak.

Karena termuan dari pihak kepolisian terkait alat isap sabu di Pustu Langkai telah mencoreng nama baik sektor kesehatan di Siak.

"Kita pastikan sarana prasarana kesehatan kita bersih dari Narkoba. Bila kedapatan sanksinya tegas. Kalau tindak pidananya di aparat penegak hukum tidak akan kita bela," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Siak R Tonny Chandra mengakui ada tangkapan terkait perkara Narkotika di Pustu Langkai. Ia menyebut di petugas kesehatan di Pustu itu tinggal di sana.

"Jadi yang tertangkap itu suami dari bidan yang bertugas di sana," kata dia.

Tonny juga belum menegaskan tindakannya terkait kejadian itu terhadap keluarga pelaku.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved