Pemilu 2019

REKOMENDASI Bawaslu Riau sudah Lalui Proses Kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL

Rekomendasi Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Riau tentang PSU dan PSL sudah lalui proses kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL

REKOMENDASI Bawaslu Riau sudah Lalui Proses Kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL
Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Kolase/Nolpitos Hendri
REKOMENDASI Bawaslu Riau sudah Lalui Proses Kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL 

REKOMENDASI Bawaslu Riau sudah Lalui Proses Kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Rekomendasi Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Riau tentang PSU dan PSL sudah lalui proses kajian, 26 TPS PSU dan 86 TPS PSL, 12 TPS di Kampar PSL.

PSU dan PSL yang dimaksud adalah Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), dan ini dilakukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bermasalah di Riau.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau, Rusidi Rusdan kepada Triunpekanbaru.com menjelaskan, TPS yang direkomendasikan dilakukannya PSU dan PSL sudah melalui proses kajian dan pembahasan oleh seluruh anggota Bawaslu Riau.

Baca: Gunakan Form C1 KAWAL Pemilu 2019, Hendry Munief DIDATANGI Petinggi Parpol, PKS Jaga SUARA RAKYAT

Baca: Global Wakaf ACT Hasilkan MINYAK ATSIRI dari Serai Wangi Sebanyak 175 Kilogram dalam Setahun

Baca: Tiga KPU Kabupaten di Riau Terima REKOMENDASI Bawaslu untuk Gelar PSU dan PSL Pemilu 2019, 6 BELUM

Pembahasan terhadap TPS yang berpotensi dilakukan PSU dan PSL dibahas secara komprehensif dengan melakukan rekapitulasi kejadian khusus serta permasalahan yang terjadi di seluruh TPS di Provinsi Riau.

"Hasil pengawasan yang dilaporkan oleh seluruh jajaran di daerah kami kaji dan dibahas secara komprehensif sebelum kami keluarkan rekomedasi untuk KPU. Sebelum diserahkan ke kami, laporan pengawas di tingkat TPS juga dikaji secara berjenjang sebelum sampai ke tingkat provinsi. Dari hasil kajian dan pembahasan di Bawaslu, kami menetapkan 26 TPS yang PSU dan 86 TPS yang PSL," tegas Rusidi Rusdan.

Rusidi menjelaskan, berdasarkan data yang terangkum dalam laporan jajaran pengawas Pemilu untuk di Provinsi Riau terdapat sebanyak 2.816 pemilih yang tidak dapat memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan.

Hak itu disebabkan oleh ketersediaan surat suara di masing-masing TPS.

Selain itu, ada pula pelanggaran Pemilu yang terjadi di sejumlah TPS sehingga Bawaslu harus merekomendasikan untuk dilakukan PSU.

"Kami menerima banyak sekali laporan dari pengawas pemilu se Riau yang melaporkan banyaknya warga masyarakat se Provinsi Riau yang tidak bisa memilih karena kekurangan surat suara. Maka kami kemudian melakukan rapat untuk membahas solusi demi menyelamatkan hak pilih warga negara dalam memberikan suaranya dalam pemilu 2019. Kesimpulannya adalah dalam bentuk rekomendasi kepada KPU agar dilakukan PSU dan PSL di 112 TPS se-Provinsi Riau," ujar Rusidi.

Baca: Jokowi-Maaruf KALAH Pilpres 2019 di Riau, Kepala Daerah yang DUKUNG 01 Dikabarkan Mengundurkan Diri

Baca: Petugas KPPS Pemilu 2019 di Meranti Riau TAKUT Jumpa POLISI Usai Penghitungan Suara, Ada Apa Ini?

Baca: BENARKAH Kabar 11 Kepala Daerah yang Dukung 01 Mengundurkan Diri karena Jokowi-Maaruf KALAH di Riau?

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved