Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gaji Belum Dibayar, Buruh Sawit di Kampar Tikam Rekannya Hingga Tewas

Barzawi menuturkan, tindak kriminal pembunuhan itu adalah buntut dari gaji yang belum dibayar.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor:

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Demi uang, kadang apapun dilakukan seseorang untuk mendapatkannya. Bahkan pria ini sampai nekad menikam rekannya hingga tewas di Desa Majapahit Kecamatan Tapung, Sabtu (28/2/2015) pagi lalu.

Kepala Kepolisian Sektor Tapung Kompol. Barzawi mengungkapkan, pelaku Firma Sembiring menghabisi nyawa rekannya Epi (18) dengan sebilah pisau. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tapung di Desa Petapahan. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara di Pekanbaru.

"Tapi pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah meninggal," ujar Barzawi, Senin (2/3/2015).

Dikatakan, tersangka Firma belum berhasil ditangkap dan masih dalam pengejaran. Sedangkan barang bukti berupa yang ditemukan di TKP sudah diamankan.

Barzawi menuturkan, tindak kriminal pembunuhan itu adalah buntut dari gaji yang belum dibayar. Awalnya, korban dan seorang rekannya Ismanto disuruh bosnya Junior M. Napitupulu alias Ucok menyemprot lalang di kebun sawit yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya, sekira pukul 08.00 WIB.

Kemudian, korban dan Ismanto pergi dengan mengendarai sepeda motor masing-masing ke kebun tersebut. Selang satu jam, keduanya istirahat sambil minum dan merokok. Pada saat itulah pelaku datang menemui korban dan Ismanto.

Pelaku langsung bertanya. "Pi! Mana manen yang kemarin sudah dibayar, belum?," kata Kapolsek Barzawi menirukan bunyi pertanyaan pelaku kepada korban.

Namun korban mengarahkan Firma agar bertanya kepada Ucok, bos mereka.

"Kok nanya ke aku? Tanya ke abang (Ucok) itu lah," ujar Barzawi menirukan jawaban korban. Mendengar jawaban korban, tersangka langsung mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mendekati korban. Saat itu, Ismanto langsung melarikan diri.

Tak berapa lama kemudian, Ismanto kembali ke TKP. Ismanto menemukan Epi sudah tergeletak lemas dengan darah di sekujur tubuhnya.

"Di sekujur tubuh korban ditemukan sejumlah tusukan," ujarnya. Sedangkan pelaku sudah tidak ada di TKP. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com.

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Tags
Pembunuhan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved