Peluru Tembus Perut Pedagang
Keempat pelaku memakain helm. Satu dari pelaku langsung menodongkan senjata ke arah korban
Penulis: Fernando Sihombing | Editor:
TRIBUNPEKANBARU, KAMPAR - Perampokan bersenjata api kembali beraksi. Kali ini menimpa Afrinal (35), pedagang kelontong di Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (16/6) lalu. Pelaku menembak perut Afrinal.
Kapolsek Tapung Kompol Barzawi mengungkapkan, korban langsung terkapar setelah ditembak pelaku. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk mendapat perawatan intensif.
"Saat ini kita manunggu hasil visum," katanya, Rabu (17/6/2015).
Ia mengatakan, dua selongsong ditemukan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Meski begitu, ia belum bisa memastikan apakah dua selongsong itu lantas menjadi bukti pelaku melepaskan tembakan dua kali ke arah korban.
"Apakah satu ditembakkan ke udara, satu lagi ke perut korban. Apakah ditembakkan dua kali ke perut korban. Kita belum tahu," ujar Barzawi.
Meski begitu, pihaknya sudah memastikan pada tubuh korban hanya ditemukan satu liang tertembus peluru.
Ditanya hasil penyelidikan tentang jenis senjata yang digunakan pelaku, Barzawi juga belum bisa memastikan. Ia mengatakan, berdasarkan petunjuk dari selongsong, peluru mirip kaliber 9.
"Tapi untuk memastikan apa senjatanya, perlu penelitian lebih lanjut di labsik (laboratorium forensik)," katanya.
Kanit Reskrim Polsek Tapung, Iptu Asdiasyah Murisid menjelaskan, mereka belum mengetahui kerugian diderita korban. Pelaku berhasil merampas tas istri korban, Zalmiat (37). Apa saja isi tas itu belum diketahui pasti.
Ia menjelaskan, warga Desa Sari Galuh Kecamatan Tapung itu sedang melintas di Jalan Garuda Sakti, Selasa pukul 05.30 WIB.
Afrinal mengemudikan truk Colt Diesel BM 9857 FJ yang mengangkut barang-barang harian bersama istri dan anaknya Fazel (6).
Sedianya, mereka hendak berdagang di Km 11 Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung. Di tengah perjalanan ke arah Pekanbaru itu, merasa ada mengikuti dari belakang. Tepatnya di Km 16 Desa Bencah Kelubi, Kecamatan Tapung.
"Karena korban merasa nggak nyaman, korban memberhentikan truknya," kata Kanit Reskrim.
Saat itulah, pelaku diketahui berjumlah empat orang langsung menyalip dan berhenti tepat di depan truk. "Keempat pelaku memakain helm. Satu dari pelaku langsung menodongkan senjata ke arah korban," jelasnya.
Tak lama kemudian, tuturnya, pelaku menarik korban dari dalam mobil. Pelaku meminta uang kepada korban. Namun korban melakukan perlawanan. Sehingga pelaku menodongkan senjata itu langsung melepaskan tembakan.
Peluru pun menembus perut korban. Dikatakan, pelaku berhasil merampas tas istri korban dan kunci kontak truk. Hingga kini, kata Asdiasyah, polisi masih menyelidiki identitas para pelaku.
Sepeda motor digunakan para pelaku tidak berhasil terlacak oleh korban. Lantaran korban dalam keadaan panik. Ditambah lagi hari masih gelap saat kejadian itu. (fernando sihombing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/polda-riau-berhasil-bekuk-empat-perampok-sadis-4_20150601_192056.jpg)