Inhu Masuk Wilayah Endemik Penyakit Kaki Gajah
Inhu termasuk wilayah endemik penyakit kaki gajah. Seperti diketahui bahwa kaki gajah disebabkan oleh cacing Filariasis yang disebarkan nyamuk.
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Inhu termasuk wilayah endemik penyakit kaki gajah. Seperti diketahui bahwa kaki gajah disebabkan oleh cacing Filariasis yang disebarkan nyamuk. Sementara Inhu merupakan wilayah yang memiliki banyak rawa dan sungai, oleh karena itu menjadi tempat rawan pertumbuhan nyamuk.
Hal ini dipastikan melalui penuturan Evi Irma, Kepala Bidang P2PL Dinkes Inhu.
"Saat ini sudah ada tiga warga Inhu yang terdata mengidap penyakit kaki gajah yang kronis," ucap Evi.
Oleh karena itu, Evi berkata Dinkes Inhu saat ini tengah giat melakukan sosialisasi ke warga untuk rutin meminum obat kaki gajah. Evi menyampaikan bahwa sesuai aturannya sebaiknya warga meminum obat kaki gajah secara rutin sekali dalam setahun selama lima tahun.
"Umur cacing Filariasis itu hanya sampai lima tahun, jadi kalau diminum sekali setahun selama lima tahun akan menghalangi pertumbuhan cacing itu," ucap Evi.
Untuk meminum obat, Evi berkata bahwa Dinkes sudah menyiapkan sejumlah pos di masing-masing desa. Oleh karena itu, warga Inhu cukup mendatangi pos di masing desa untuk meminum obat secara gratis. (cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-kaki-gajah_20151001_185617.jpg)