Mogok Kerja, PT Johan Sentosa Suruh Pekerja Kosongkan Rumah
PT Johan Sentosa terus mengintimidasi ratusan pekerjanya yang menggelar aksi mogok kerja.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
Laporkan: Fernando Sihombing
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - PT Johan Sentosa terus mengintimidasi ratusan pekerjanya yang menggelar aksi mogok kerja. Setelah memberhentikan, perusahaan pun menyuruh pekerja mengosongkan rumah.
Perusahaan mengedarkan surat pengosongan rumah kepada pekerja, Kamis (29/10/2015). Rumah itu milik perusahaan yang disediakan sebagai tempat tinggal pekerja.
Anehnya, surat diedarkan pada hari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kampar memfasilitasi perundingan antara perusahaan dengan perwakilan pekerja.
Surat diterima oleh salah satu pekerja, Jesman Situmorang. Dalam surat, meski berisi himbauan tersebut, perusahaan menyatakan bahwa pekerja telah diberhentikan sejak 26 Oktober silam. Sehingga harus mengosongkan rumah.
Sikap perusahaan Kelapa Sawit anak PT Duta Palma itu membuat pekerja semakin kecewa.
"Sama saja kami dihargai. Padahal aksi kami resmi menurut Disnaker," kata Sulaiman Manurung, koordinator lapangan dalam aksi, saat ditemui di Kantor Dinsosnaker Kampar, Kamis pagi.
Mereka datang ke Dinsosnaker atas undangan pertemuan tripartid dalam perselisihan hubungan ketenagakerjaan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan belum dimulai.
Aksi mogok kerja itu sudah memasuki hari ke-11. Dari 37 poin, pekerja menuntut bonus tahunan, kekurangan bayar gaji sejak 2013 dan pengadaan mobil angkutan sekolah yang laik.
Bagaimana kelanjutan kasus ini? Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/mogok_kerja_di_pt_johan_sentosa-bangkinang-27102015_20151027_111024.jpg)