Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kampar: Surat Terbuka Eka Coreng Nama Baik

"Itu kan masalah internal partai. Ngapain harus dibuka-buka ke publik," kata Repol

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Muhammad Ridho

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Surat terbuka Sekretaris DPD II Golkar Kampar Eka Sumahamid yang diposting melalui media sosial Facebook berisi "serangan" terhadap Ketua DPD II Golkar Kampar Ahmad Fikri menuai kontroversi. Surat terbuka itu dinlai mencoreng nama baik partai.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kampar Repol memberi tanggapan terhadap surat terbuka tersebut sebagai kader. Ia menyayangkan sikap Eka membuat membuat surat terbuka tersebut.

"Kalau sebagai kader, saya sangat menyayangkan adanya tindakan seperti itu," ungkap Repol, Minggu (14/2/2016). Menurut dia, surat itu telah merusak nama baik partai. Bukan saja merusak citra Eka sendiri.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kampar ini menjelaskan, surat terbuka itu menguakkan konflik di internal partai. Terlepas isi surat itu sesuai fakta atau tidak. Namun, kata dia, dengan adanya surat terbuka itu akan memperburuk citra partai di tengah-tengah masyarakat.

"Itu kan masalah internal partai. Ngapain harus dibuka-buka ke publik," kata Repol yang optimis isi surat terbuka itu tidak akan ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. Ia mengatakan, seharusnya Eka menjaga nama baik partai. Bukan mempertahankan nama baik sendiri dengan membuka perseteruan antara dirinya dengan Fikri.

Sebuah sumber di Golkar Kampar mengibaratkan surat terbuka itu seperti curahan hati seseorang yang sedang putus cinta. Ia mengatakan, isi surat itu seakan memperlihatkan bahwa Eka sedang menggalang simpati dari publik.

"Tapi kenyataannya, nggak negefek. Kader sudah tahu track record. Belum tentu bisa percaya gitu aja," kata sumber yang menolak identitasnya dimuat.

Sumber menyorot isi surat terbuka yang menyinggung soal penggulingan Masnur dari posisi Ketua DPD II Golkar Kampar. Menurut dia, Eka sendirilah menjadi tokoh sentral menggulingkan Masnur yang kini menjabat Ketua Komisi E DPRD Riau tersebut.

Seperti diketahui, Eka melalui tulisan dinding pada akun Facebook-nya "Eka Sumahamid" memposting surat terbuka, Jumat (12/2/2016) lalu. Eka yang mengklaim sedang dekat dengan Bupati Kampar Jefry Noer, membeberkan catatan "hitam" Ahmad Fikri. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved