Anak-anak Takut ke Sekolah, Komisi II DPRD Kampar Turun ke Terantang
Sekretaris Komisi II Agus Candra menyayangkan, persoalan Terantang dibiarkan berlarut-larut
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kerusuhan Desa Terantang Kecamatan Tambang mendapat perhatian dari Komisi II DPRD Kampar. Keprihatinan Komisi II muncul karena sampai berpengaruh terhadap dunia pendidikan.
Sekretaris Komisi II Agus Candra menyayangkan, persoalan Terantang dibiarkan berlarut-larut. Apalagi sampai mengakibatkan anak-anak takut masuk sekolah. "Ini yang kita sayangkan. Kenapa tidak ada lagi rasa nyaman kepada masyarakat? Terutama anak-anak," ujarnya, Rabu (4/5/2016).
Politisi Partai Golongan Karya ini turun meninjau kondisi terakhir di Terantang. Ia datang bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kampar. Ia ingin mengumpulkan informasi lebih akurat sehingga menimbulkan keresahan.
Diwartakan sebelumnya, anak-anak di Terantang memilih tak masuk sekolah karena orang tua mereka diburu oleh polisi. Mereka takut karena akan ditangkap atas tuduhan melakukan pembakaran barak dan kantor Koperasi Iyo Basamo, Sabtu (23/4) lalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sekolah_terantang_sepi-siswa-takut-datang-ke-sekolah_20160503_122807.jpg)