Diduga Karena Tercemar Limbah PKS PT SML, Warga Sebut Banyak Ikan Mati
Warga Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu melaporkan soal dugaan kebocoran limbah yang terjadi di PKS PT SML.
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Bynton Simanungkalit
TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Warga Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melaporkan soal dugaan kebocoran limbah yang terjadi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Sumatera Makmur Lestari (SML). Berdasarkan keterangan beberapa orang warga yang ditemui, sejumlah kejadian janggal ditemukan di Sungai Pejangki, anak Sungai Cenaku salah satunya adalah banyaknya ikan yang mati yang ditemukan.
"Semenjak awal berdiri, saya sudah menemukan adanya ikan yang mati. Ketika itu PKS pertama kali melakukan pencucian tangki,", ujar Mardan, ketua RT 05, Selasa (23/8/2016). Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Pejangki, Atan Puji. Menurut Atan Puji laporan dari warga soal banyaknya ikan yang mati di sungai tersebut sudah lama diterima, hanya saja tidak pernah digubris hingga Sabtu (20/8/2016) lalu.
Sementara itu, Moh Bayu Sutio Budiono, Kepala BLH Inhu menjelaskan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi PKS PT SML dan Sungai Pejangki untuk mengambil sampel.
Pertama sekali yang dilakukan oleh tim adalah mengambil sampel air untuk kemudian diuji di laboratorium. Hal ini diketahui untuk memastikan apakah air tersebut benar-benar tercemar atau tidak. (ton)
Tim dari perusahaan menjelaskan soal kolam penampungan limbah di PKS PT SML yang diduga bocor dan mengakibatkan pencemaran di Sungai Pejangki, Selasa (23/8/2016).(*)
Baca Selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru