Kabut Asap Riau
Begini Trik Pembakar Lahan Kelabui Petugas
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengemukakan pelaku pembakar lahan memiliki trik mengelabui petugas di lapangan
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengemukakan pelaku pembakar lahan memiliki trik mengelabui petugas di lapangan agar aman membakar lahan.
"Kecenderungan pembakar lahan, membakar saat hari libur. Sabtu, Minggu," kata Pusung, Jumat (2/9/2016).
Selain itu, kata Pusung, pembakaran cenderung dilakukan sore hari. Sebab saat sore, helikopter pemantau dan water bombing tidak lagi beroperasi. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar patroli terus dilakukan.
"Intinya, kalau aparat istirahat, dia bekerja," tandasnya.
Pusung berujar, pembakaran lahan juga kerap melibatkan masyarakat pendatang. Pemilik lahan sengaja mendatangkan orang baru. Gunanya agar rencana pembakaran tidak menyebar.
Pria kelahiran Manado 56 tahun lalu ini mengatakan, cara kerja petugas harus dievaluasi. Di samping mengintensifkan patroli. Tiap kelompok tim patroli dan pemadaman harus terdiri dari enam orang.
"Nggak bisa dua orang lagi. Nggak bisa ditawar-tawar lagi," kata Pusung. Ia memetik pengalaman dari tewasnya anggota TNI Pratu Wahyudi dalam upaya pemadaman Karlahut di Rokan Hilir. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemadaman-kebakaran-lahan-dekat-universitas-riau_20160818_211745.jpg)