Waspada! Perampok Bersenpi Mulai Meresahkan Warga Inhu
Tidak tanggung-tanggung, pelaku perampokan menggunakan senjata api jenis FN dan juga dodos sawit untuk mengancam korbannya. "
Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: M Iqbal
Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Bynton Simanungkalit
TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Aksi perampokan di Kabupaten Inhu kian marak. Polisi menerima dua laporan kejadian dalam kurun waktu dua hari.
Kejadian pertama pada hari Minggu (27/11/2016). DS (49), warga Desa Punti Kayu, Kecamatan Batang Peranap dan keluarganya disandera pelaku perampokan yang berjumlah empat orang.
Tidak tanggung-tanggung, pelaku perampokan menggunakan senjata api jenis FN dan juga dodos sawit untuk mengancam korbannya. "Pelaku perampokan berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor, uang tunai Rp 23 juta serta perhiasan milik korban," ujar Paur Humas Polres Inhu, Iptu Yarmen Djambak.
Selang sehari kemudian tepatnya Senin (28/11/2016) sekira pukul 03.50, Da warga Lubuk Sitarak, Kecamatan Rakit Kulim menemukan ceceran darah di parkiran yang terdapat di rumahnya. Sebelumnya, Da juga melihat komplotan orang di luar rumahnya dan juga mendengar letusan senjata api.
Setelah para pelaku pergi, Da mengecek ke parkiran rumahnya dan menemukan ceceran darah yang diduga darah sapi. "Setelah dicek ternyata satu ekor sapinya telah hilang," kata Yarmen.
Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap dua kejadian ini. (*)