Kampar
Kepala Desa Bertahan di Yogyakarta dan Bingung Tanpa Kegiatan
Kepala Desa yang terlanjur berangkat ke Yogyakarta masih bertahan hingga Jumat (30/12/2016).
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Sesri
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Desa yang terlanjur berangkat ke Yogyakarta masih bertahan hingga Jumat (30/12/2016). Mereka masih berada di Yogyakarta tanpa kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) seperti yang direncanakan dari awal.
Seorang Kepala Desa saat dikonfirmasi, Jumat pagi, mengaku rombongan sudah berpencar. Sebab hingga tiga hari di Yogyakarta, 12 Kades tak kunjung mengikuti Bimtek. Sedangkan para delegasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sedang mengikuti Bimtek.
"Kami nggak tau mau ngapain. Nggak mungkin cuma makan sama tidur aja," ujar Kepala Desa ini.
Ia sendiri belum tahu bagaimana nasib mereka pulang dari Yogyakarta. Berdasarkan jadwal, sedianya Bimtek yang digelar di Lombok akan berlangsung hingga 31 Januari 2016.
"Pulangnya pas tahun baru," katanya.
Soal pertanggungjawaban biaya perjalanan bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang telah disetor kepada pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kampar, ia tidak tahu.
"Kalau nanti harus dipulangkan, ya kami pulangkan dengan uang pribadi. Tentu kami tuntut lagi BPMPD yang terima uang," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Gunung Malelo Kecamatan Koto Kampar Hulu, Yasrinaldi juga mengaku hal yang sama. Ia bersama rekannya hanya bisa menunggu informasi kepulangan dari BPMPD.
"Katanya orang BPMPD mau datang. Kami dibilang tunggu di Yogya. Ini lagi kami tunggu," katanya. Hingga kini, mereka juga bingung soal pertanggungjawaban dana. (*)
Baca selengkapnya di Harian Tribun Pekanbaru edisi BESOK. Simak lanjutannya di www.tribunpekanbaru.com. Ikuti Video Berita di www.tribunpekanbaru.com/video
FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru dan LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-tribun-baru_20161230_092519.jpg)