Minggu, 19 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ikuti Bailiu Antau Sungai Kampar, Ternyata Ini Maknanya Bagi Pj Bupati Kampar

Menurut Abdi, kegiatan serupa juga perlu dilakukan di sungai-sungai lain. Seperti Sungai Tapung dan Sungai di Kampar Kiri.

Penulis: Fernando Sihombing | Editor: harismanto
Tribunpekanbaru/Nando
Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi dan istri 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Sempena Perayaan Hari Ulang Tahun Kampar ke-67 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Diantaranya Bailiu Antau yang telah digelar, Sabtu (4/1/2017). Jika disederhanakan, kegiatan ini seperti pawai bersampan di aliran Sungai Kampar.

Puluhan perahu ikut dalam kegiatan ini. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga masyarakat. Kegiatan ini tergolong baru dalam setiap rangkaian perayaan hari jadi Kampar.

Bagi Penjabat Bupati Kampar Syahrial Abdi, Bailiu Antau sangat bermakna bagi pembangunan daerah. Menurut dia, kegiatan ini bukan sekedar naik perahu beramai-ramai tanpa tujuan jelas.

Abdi menjelaskan, Bailiu Antau memang bukan tradisi di Kampar. Namun, kata dia, aktivitas ini sudah dilakukan oleh para nenek moyang. "Bukan sekedar Bailiu (menghilir). Tapi ada antau. Antar. Jadi ada yang mau kita antarkan," ujarnya, Minggu (5/2/2017).

Menurut Abdi, kegiatan serupa juga perlu dilakukan di sungai-sungai lain. Seperti Sungai Tapung dan Sungai di Kampar Kiri.

Sehingga Pemerintah dan masyarakat memahami kondisi sekitar aliran sungai sebagai awal peradaban.

Ia menyebutkan lima nilai yang dapat dipetik dari Bailiu Antau. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved