Tutupi Defisit Listrik Riau, PLN Andalkan Interkoneksi Jaringan Sumbagsel dan Sumagut
Ia menyampaikan mengatasi daya listrik yang masih defisit, sejak beberapa waktu lalu PLN telah melakukan
Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor:
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menghadapi musim kemarau Perusahan Listrik Negera (PLN) wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) mengaku kondisi daya listrik di Provinsi Riau mengalami defisit. Itu dikarenakan tidak beroperasinya PLTU Tenayan Raya saat ini.
Manager Sumber Daya Manusia dan Umum PLN WRKR, Dwi Suryo, Senin (6/2) mengatakan defisit daya yang dialami Riau sebesar 105 Megawatt saat beban puncak pukul 18.00 wib hingga 22.00 wib.
Ia menyampaikan mengatasi daya listrik yang masih defisit, sejak beberapa waktu lalu PLN telah melakukan langkah antisipasi.
Langkah tersebut yakni sudah terkoneksinya jaringan listrik Riau dengan sejumlah pembangkit di daerah luar Riau. Dengan ini defisit diharapkan dapat teratasi.
"Ia menyampaikan untuk mengcover kebutuhan listrik di musim kemarau. Tambahan kebutuhan listrik akan di suplai oleh pembangkit dari jaringan Sumatera Bagian Selatan melalui Sumatera Barat dan Sumatera Bagian Selatan melalui sambungan Duri," tuturnya.
Ia mengatakan dengan sokongan daya listrik dari dua daerah tersebut kebutuhan listrik Riau bisa terpenuhi.
Menurutnya bantuan suplai listrik ini sudab cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap energi tersebut.
Ia menyampaikan meski kebutuhan listrik sudah cukup, terlebih pada saat beban puncak pukul 18.00 wib hingga 22.00 wib. PLN berharap permasalahan PLTU Tenayan Raya bisa segara diselesaikan.
"Emang kami berharap terhadap PLTU tersebut namun tidak bisa bergantung sepenuhnya disitu," katanya.
Ia menyampaikan terkait permasalahan yang kerap terjadi pada musim kemarau yakni, kurangnya debit air waduk untuk menggerakkan turbin. Dwi menyampaikan air yang ada di waduk mencukupi untuk waktu lama.
"Waduk tidak akan kering karena yang dilanda kemarau daerah Riau, sementara daerah Sumatera Barat tempat asal air waduk di Kotopanjang tetap berpotensi dilanda hujan,"tuturnya.
Ia menyampaikan agar turbin PLTA Kotopanjang bekerja maksimal sejumlah perawatan telah dilakukan pihaknya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/waduk-plta-koto-panjang-kering_20161010_083459.jpg)