Kampar
Musrembang Kampar Sepakati Seimbangkan Belanja Daerah
Hasil Musrembang akan disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018. Ditargetkan selesai pada Mei 2017.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Bappeda Kampar, Azwan mengungkapkan, Musrembang menyepakati penyeimbangan anggaran belanja daerah. Menurut dia, penyeimbangan belanja sesuai dengan kritik Bupati terpilih, Azis Zaenal terhadap susunan APBD 2017.
Azwan menjelaskan, penyeimbangan anggaran itu antara belanja pegawai dengan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. "Jadi, bagaimana supaya belanja daerah itu tidak timpang. Belanja untuk kepentingan masyarakat lebih dimaksimalkan," katanya, Selasa (14/3/2017) sore.
Menurut Azwan, penyeimbangan belanja merupakan modal untuk mewujudkan program prioritas di semua bidang. Ia menambahkan, hasil Musrembang telah mengakomodir Musrembang di tingkat desa dan kecamatan.
Azwan melanjutkan, hasil Musrembang akan disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018. Ditargetkan selesai pada Mei 2017.
Menurut Azwan, RKPD bisa saja dievaluasi kembali oleh Kepala Daerah setelah resmi dilantik. "Misalnya ada yang kurang prioritas, bisa digeser," katanya menjawab pertanyaan sejauh mana hasil Musrembang bersesuaian dengan visi misi Azis-Catur.
Azwan menuturkan, Kepala Daerah yang baru dapat menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam enam bulan setelah dilantik. RPJMD, kata dia, mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kampar, Indra Pomi menambahkan, program prioritas yang sifatnya mendesak adalah infrastruktur jalan. Terutama jalan penghubung desa di pelosok, bahkan kerap terisolir.
"Kita prioritaskan jalan penghubung antara desa dengan desa. Antara desa dan kecamatan. Antara kecamatan dengan kabupaten," kata Indra. Ia menambahkan, jalan-jalan produksi yang menunjang perekonomian masyarakat juga akan diprioritaskan. (*)