Kampar
DAMRI Bangkinang-Bandara Dipastikan Batal Beroperasi Saat Lebaran
Pengoperasian armada bus DAMRI meleset dari target. Hingga Kamis, 22 Juni 2017, tak ditemukan satupun armada mengaspal di Kampar.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: M Iqbal
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nando
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pengoperasian armada bus Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia meleset dari target. Hingga Kamis, 22 Juni 2017, tak ditemukan satupun armada mengaspal di Kampar.
Moda transportasi ini sedianya akan melayani trayek Bangkinang-Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Dinas Perhubungan Kampar sebelumnya menargetkan lima bus yang tersedia akan mulai beroperasi sejak 20 Juni.
Kepala Dinas Perhubungan Kampar, Hambali tampaknya tidak memiliki gambaran Bus DAMRI akan mulai beroperasi jelang Hari Raya Idul Fitri untuk melayani pemudik. Ia hampir bisa memastikan pengoperasian batal atau diundur setelah Lebaran.
"Ini sudah tanggal berapa. Kalau target kita kan kemarin tanggal 20. Tapi nggak ada juga. Berarti batallah," ungkap Hambali, Kamis sore. Ia sendiri belum mendapat informasi terbaru dari pihak DAMRI saat dikonfirmasi.
Berdasarkan informasi terakhir yang ia terima, pihak DAMRI masih mengurus mutasi kendaraan. Meski armada sudah tiba di Pekanbaru. Adapun kelima bus dimutasi dari Tangerang, Banten. Sebab armada sebelumnya beroperasi di Bandara Soekarno Hatta.
"Informasinya, mutasi belum selesai. Itu aja kabar dari DAMRI," ujar Hambali. Ia mengaku kecewa karena jasa angkutan umum ini tak kunjung beroperasi. Padahal, kata dia, Pemkab Kampar telah mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan. Misalnya, mendirikan halte pemberhentian bus di tiga titik. Bangkinang Kota, Pasar Air Tiris dan Pasar Kampa.
"Kita kan hanya memfasilitasi aja. Apa yang dibutuhkan sudah kita siapkan. Kalau operasinya, bukan urusan kita," kata Hambali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bus-kota-pekanbaru_20160603_142720.jpg)