Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pembunuhan di Air Molek

Pembunuhan di Air Molek, Nyawa Teman Kecil Dibayar Murah Hanya Gara-gara Ini

Informasi yang diterima dari Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari pelaku sengaja membunuh korban setelah sempat adu mulut dan kemudian berkelahi.

Editor: Sesri
Kolase Tribun Pekanbaru

Tewasnya Kholik menyisakan kesedihan yang mendalam di hati keluarga. Widi, salah satu abang kandung korban mengungkapkan selama ini adiknya tidak pernah bermasalah dengan orang.

Begitu juga dengan Deri Widianto yang juga abang kandung korban mengungkapkan bahwa Kholik dan Dk merupakan teman kecil.

"Dulu keluarga pelaku pelaku pernah menjadi tetangga kami, jadi saya kenal pelaku ini semenjak kecil," kata Deri.

Saat kecil, Kholik dan Dk sering bermain bersama. Namun sekitar tujuh tahun lalu keluarga Dk pindah dari lingkugan mereka oleh karena masalah tertentu.

Setelah bebeberapa tahun berlalu Deri mengaku tidak tahu kalau Dk dan Kholik kembali bertemu.

Selain itu, Deri menjelaskan bahwa Kholik tidak pernah memiliki bisnis menjual sepeda motor sesuai dengan pengakuan tersangka kepada pihak Kepolisian.

"Adik saya hanya seorang supir membawa mobil bak, dia tidak pernah bisnis jual beli sepeda motor," katanya.

Sementara itu, Widi mengungkapkan Kholik dan Dk memang sudah berteman semenjak kecil dan bertemu kembali selama beberapa hari belakangan.

Bahkan kata Widi, Dk sering main ke rumahnya bersama dengan adik korban, termasuk saat hari kejadian atau pasnya pada Kamis (31/8/2017) lalu Dk sempat berkunjung ke rumah Widi.

Kemudian Dk dan Kholik pergi bersama saat sore hari sekira pukul 20.00 Wib.

Namun sekitar pukul 21.00 Wib, Widi berupaya menghubungi nomor telepon Kholik namun tidak mendapat jawaban.

Begitu pula SMS yang dikirimkannya juga tidak mendapat balasan.

"Saat itu perasaan saya sudah nggak enak," katanya.
Bahkan sms yang dikirimkannnya merupakan sms peringatan kepada Kholik terkait kecurigaannya terhadap perilaku Dk.

Kecurigaanya itu terjawab setelah dia melihat media sosial dari perangkat temannya yang memajang foto Kholik yang meregang nyawa dengan kondisi kaku dan di dadanya terlihat bekas tusukan benda tajam.

Widi yang mengetahui hal itu langsung berangkat ke RSUD Indrasari untuk mengecek kebenarannya.

Setelah memastikan kebenaranya, jenazah Kholik dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan di TPU Tanjung Gading pada Jumat (1/9/2017) pagi sekira pukul 09.30 Wib. (*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved