Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bengkalis

Ini Alasan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Sebut Syamsuar Tendensius

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis Indra Gunawan keberatan dan tersinggung dengan pernyataan calon gubernur Syamsuar

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Budi Rahmat
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

BENGKALIS, TRIBUN - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis Indra Gunawan keberatan dan tersinggung dengan pernyataan calon gubernur Syamsuar saat melakukan kampanye di Kecamatan Rupat Utara, Senin (13/3/2018).

Dalam kampanye dialogisnya di kawasan itu, Syamsuar menuding, pembangunan kawasan Rupat dengan potensi wisata alamnya, terlihat tidak berkembang.

Baca: Lelaki Ini Pilih Menunggu Adiknya Sampai Dipulangkan dari Taiwan

Baca: Hasil Persija Jakarta Vs SLNA FC, Macan Kemayoran Sukses di Puncak Klasemen Grup H

Hal itu dikarenakan kurang berpihaknya Pemerintah Provinsi Riau dalam mengembangkan kawasan ini.

Selain itu, progres pembangunan yang dilakukan oleh Kabupaten Bengkalis juga berjalan lamban.

Menanggapi tudingan itu, Indra Gunawan kepada wartawan mengatakan, apa yang disampaikan oleh Syamsuar adalah tuduhan tendensius dan tidak berdasar.

"Selama ini, pengembangan pembangunan kawasan Rupat dilakukan secara terpadu antara pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat. Dan ini sudah berjalan lama. Kelihatan sekali dia (Syamsuar. red) tidak tahu apa pun tentang konsepsi pembangunan kawasan Rupat Utara,” kata Indra Gunawan, Rabu (14/3/2018).

Indra mengatakan, salah satu bentuk pengembangan itu adalah pengalokasian anggaran sebesar Rp 53,376 miliar dari APBD Bengkalis tahun 2018 untuk pengembangan prasarana fisik Pulau Rupat berupa peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih menuju Tanjung Medang.

Baca: 13 Anggota DPRD Riau Belum Serahkan LHKPN, Dewan Sebut Belum Terima Surat dari KPK,

"Jalan pangkalan nyirih menuju Tanjung Medang sudah di sahkan akan dikerjakan melalui program Multiyear Pemkab Bengkalis," pungkasnya.

Selain itu, katanya, pada tahun 2017 lalu, Pemerintah Provinsi Riau juga telah menyerahkan masterplan pengembangan kawasan khusus pariwisata Rupat Utara kepada Pemkab Bengkalis.

“Masterplan ini berisi rincian detail tentang pengembangan kawasan Rupat Utara sebagai kawasan khusus pariwisata. Nah, bila dia (Syamsuar. red) mengatakan, mau menjadikan Rupat Utara ini sebagai kawasan khusus. Kelihatan sekali, tak mengikuti perkembangan,” sebutnya lagi.

Baca: Terjerat Kasus Asusila dengan Anak di Bawah Umur, Gatot Brajamusti Dituntut 15 Tahun Penjara

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved