Bengkalis
Ini Alasan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Sebut Syamsuar Tendensius
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis Indra Gunawan keberatan dan tersinggung dengan pernyataan calon gubernur Syamsuar
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Budi Rahmat
Ia menambahkan, dari seluruh aspek pengembangan kawasan Rupat Utara sudah dilakukan secara sinergis oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat sudah berjalan dengan baik.
Baik dari segi pengembangan ekonomi khusus dalam pariwisata, maupun pembangunan fisik.
“Bahkan saat ini sudah ada sejumlah investor yang masuk untuk menanamkan modal membangun objek wisata di Pulau Rupat,” sebutnya.
Hanya saja, kata Indra, saat ini realisasi konsepsi itu belum bisa dijalankan secara maksimal karena penetapatan RTRW Provinsi Riau belum juga disahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan sampai hari ini.
Menurut Indra, dengan pernyataan yang dilontarkan Syamsuar tersebut seolah olah apa yang dilakukan Pemkab Bengkalis sejak dulu dianggap tidak pernah ada.
Baca: Pembangunan Jalan Poros di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Butuh Dana Rp 500 Miliar
"Kita melihat apa yang dinyatakan Cagub ini dalam bahasa melayunya Bongak, tidak tahu persoalan. Seolah olah kita di Bengkalis ini tidak berbuat apa apa membangun Bengkalis ini," kata dia.
Menurutnya, sebenarnya pihaknya tidak mempermasalahkan Paslon mana saja melakukan kampanye, silahkan main cantik saja. Yang penting tidak mengkerdilkan apa yang telah di perbuat di Bengkalis ini.
"Saya selaku wakil ketua dewan dan tahu persoalanlah. Apalagi Syamsuar inikan ketua partai, saya juga ketua partai jadi level kita sama, dia mengurus Dayun saja tidak selesai. Ini kenapa dia pula mengkerdilkan Bengkalis," ungkapnya.
Indra merasa selama ini apa yang telah dilakukan pemerintah Bengkalis di masa kepemimpinan Herliyan Saleh maupun Amril Mukminin saat ini sudah cukup baik. "Jadi tidak ada persoalan lagi, tinggal melanjutkan pembangunan yang telah berjalan," tambahnya.
Intinya, kata Indra mengatakan, pihaknya bersama pemerintah Bengkalis sudah banyak berbuat bahkan dibantu dengan pemerintah Provinsi Riau.
"Jangan dianggap pemerintah Bengkalis dan Pemprov selama ini tidak berbuat terkait pembangunan di Rupat. Kita sudah berbuat dalam pembangunan Rupat ini," tandasnya.
Baca: Wow, Mbah Mijan Bilang Mr Hatu Hara Berikan Setengah Hartanya untuk Syahrini, Siapa Dia?
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman usai mengikuti rapat mengikuti Rapat koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan ke I di Batam, Maret 2017 lalu mengatakan, untuk mempercepat pembangunan kawasan Rupat Utara sebagai Kawasan Khusus Pariwasata, Pemerintah Provinsi Riau telah mengajukan anggaran sebesar Rp 4 miliar ke Kementerian Perhubungun untuk pada APBN 2018.
Anggaran itu nantinya digunakan meningkatkan sarana prasarana berupa Titik Labuhan di Pulau Rupat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-tribun-baru_20161230_092519.jpg)