Tidak Hanya Dibully, Perempuan Ini Rasakan Sakit Hebat di Punggung karena Payudara Terlalu Besar

Jenna mengklaim para dokter terus mengatakan dadanya akan menjadi lebih kecil jika dia terus menurunkan berat badan.

Tidak Hanya Dibully, Perempuan Ini Rasakan Sakit Hebat di Punggung karena Payudara Terlalu Besar
UNILAD.com
Jenna Todd 

TRIBUNPEKANBARU.COM Seorang perempuan dari Glasgow, SKotlandia telah mengungkapkan bagaimana dia bertahun-tahun meminta petugas medis untuk operasi pengecilan payudara.

Hal itu dikarenakan Dia merasa kesakitan di punggung yang luar biasa dan menjadi korban lelucon dari teman-temannya.

Jenna Todd, 27, mengatakan bahwa dia menjadi sasaran lelucon dan memiliki nama panggilan yang memalukan karena payudaranya yang besar.

Payudara Jenna, yang berukuran 30GG, menyebabkan sakit punggungnya yang tak tertahankan.

Tetapi dia mengklaim bahwa telah berulang kali mengunjungi rumah sakit namun ditolak operasi pembedahan payudara oleh NHS.

Setelah lebih dari 100 janji dalam 10 tahun terakhir, dia telah ditolak untuk operasi dua kali.

Jenna mengklaim para dokter terus mengatakan dadanya akan menjadi lebih kecil jika dia terus menurunkan berat badan.

Meskipun berat badan turun hanya 5 kaki 6 inci dan berat 9 kg.

Jenna, yang berprofesi sebagai praktisi pembibitan, mengatakan dokter menyarankan masalah punggungnya itu berasal dari pemikirannya saja.

Dia juga mengatakan disaat beberapa gadis bermimpi memiliki payudara besar, namun tidak demikian dengan yang saya alami.

"Rasa sakit di punggung yang saya alami setiap hari sangat menyiksa, tetapi saya dibiarkan merasa seperti inilah yang seharusnya saya rasakan,"katanya seperti dikutip tribunpekanbaru.com dari UNILAD.com.

Baca: Ketupat Selalu Ada saat Lebaran di Indonesia, Kenapa?

Baca: Potong Sebuah Pohon, Para Penebang Dikejutkan Penemuan Mumi Anjing, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Baca: Diduga Terkait Jaringan Terorisme, Densus 88 Amankan 3 Warga Blitar

Baca: Trump Minta Fotografer untuk Buat Fotonya Terlihat Kurus dan Tampan, Reaksi Kim Jong Un jadi Sorotan

Jenna Todd
Jenna Todd ()

Dia ingin memiliki hari di mana tidak merasa sakit itu lagi dan tidak mengganti pakaian setiap hari karena Dia tidak bisa menyembunyikan dada yang terlihat lebih besar.

'Dan itu membuat saya merasa lebih buruk,"sambungnya.

"Saya lelah mencoba segala sesuatu mulai dari olahraga, fisioterapi, diet, apa pun yang disarankan, namun tidak membuat perbedaan pada rasa sakit saya,"tegasnya.

Setelah menderita masalah payudara sejak usia muda, Jenna mengatakan dia sering diganggu dan dicemooh di sekolah oleh teman sekelas yang kejam.

Baca: Ini Alasan Penunjukkan dan Sepak Terjang Fernando Hierro, Pelatih Spanyol di Piala Dunia 2018

Baca: Lansia Dan Anak-anak Jadi Mayoritas Korban Tenggelam di Makasar

Baca: Aneh, Perempuan Ini Akan Jatuh Pingsan Tiap Kali Tertawa dan Orgasme

"Saya memiliki dada besar sejak saya masih muda. Saya banyak diganggu di sekolah dan merasa sangat tertekan karenanya,"akunya.

Mereka, kata Jenna, mengejek nama belakang, sehingga Dia mendapat julukan ‘T-O-Double-D’.

"Dan itu sangat mengerika,"ungkapnya.

Pada usia 16 tahun, ketika masalah punggungnya dimulai, Jenna pergi ke dokternya dengan ibunya untuk mencoba dirujuk untuk pengurangan.

"Ketika itu saya mengatakan bahwa punggung saya terus-menerus sakit, saya tidak ingin ambil bagian dalam olahraga dan saya selalu merasa malu,"ujarnya.

Tetapi dokter kala itu mengatakan saya terlalu muda untuk operasi besar.

Dia mengatakan saya harus mencoba dan menurunkan berat badan dan itu harus mengurangi ukuran dada saya.

Baca: Inilah Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2018 Jumat-Minggu dan Klasemen 10 Besar 

Baca: Berdasarkan Tren, Sejarah, dan Statistik, Inilah Prediksi Juara Piala Dunia 2018, Bukan Jerman!

Baca: Inilah 8 Amalan yang Bisa Dilakukan Pada Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri 2018

Baca: Berbagi Kebahagian, Begini Cara Bikin Ucapan Selamat Idul Fitri yang Indah dan Menarik di WhatsApp

Jenna Todd
Jenna Todd ()

Setelah berhasil menurunkan berat badan, berolahraga dan bahkan menjalani fisioterapi, keadaan masih tidak membaik untuk Jenna, dan ukuran cupnya tetap sama.

Ketika dia berusia 18 tahun, Jenna dirujuk ke Glasgow Royal Infirmary untuk menemui dokter bedah plastik, tetapi diberitahu untuk menemui psikiater.

Setelah setengah jam, dia memutuskan saya mengalami dysmorphia tubuh.

" Saya tahu saya merasa senang dengan sisa tubuh saya, itu tidak sakit. Aku hanya ingin payudaraku berkurang untuk membantu rasa sakit di punggungku,"katanya.

Baca: Pulang Merantau Wanita Ini Justru Dapati Kabar Jika ia Sudah Meninggal, Kok Bisa . . .

Baca: Menyayat Hati, Ayah, Mataku, Aku Tak Bisa Melihat!, Ayah Gendong Anaknya yang Meronta

Baca: Begini Komentar Messi Soal Lawan-lawan Argentina di Fase Grup Piala Dunia 2018

Baca: Dari Direktur Teknis, Legenda Spanyol Ini Kini Jadi Pelatih Timnas Spanyol

"Jadi saya ditolak operasi karena mereka mengklaim saya memiliki dysmorphia tubuh, namun mereka tidak menawarkan bantuan atau konseling untuk itu,"lanjut Jenna.

Pedoman NHS, rumah sakit disana menyatakan operasi pengurangan payudara hanya dilakukan dalam keadaan tertentu dan di bawah pedoman ketat.

Dan itu tidak termasuk sakit punggung, karena pengurangan payudara bukanlah perawatan primer yang berguna untuk nyeri payudara, punggung, leher atau bahu.

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved