Sumbar

Tim Labfor Lakukan Olah TKP Kebakaran Penginapan di Pulau Sirandah, Kerugian Capai Rp 1,4 Miliar

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) melakukan olah TKP kebakaran yang menghanguskan sebuah penginapan di Pulau Sirandah

Tim Labfor Lakukan Olah TKP Kebakaran Penginapan di Pulau Sirandah, Kerugian Capai Rp 1,4 Miliar
Istimewa
Sebuah penginapan berlantai dua di Pulau Sirandah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, hangus terbakar, Selasa (28/8/2018) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun semua bangunan beserta isinya ludes terbakar. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) kebakaran yang menghanguskan sebuah penginapan di Pulau Sirandah.

Penyebab kebakaran yang menghanguskan penginapan semi permanen berlantai II pada Selasa (28/8/2018) dinihari itu belum terungkap.

Bahkan, penyidik Polsek Bungus Teluk Kabung telah melimpahkan kasus kebakaran penginapan tersebut ke Kepilisian Air dan Udara (Polairud) Polda Sumatera Barat.

Baca: Mantan Eks Koruptor Ajukan Gugatan, KPU Surati Partai Senin Depan

Baca: Kriteria Cewek Idaman Jonatan Christie Terungkap, Netizen Banyak yang Mundur

Hal ini dilakukan karena kasus kebakaran itu terjadi di kepulauan yang harus ditempuh menggunakan kapal.

"Kasusnya sudah kami limpahkan ke Polairud Polda Sumatera Barat. Bahkan hari ini Polairud pun mendatangkan Tim Labfor Polda Sumut untuk melakukan olah TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Bungus Teluk Kabung, Ipda W Sianturi kepada Tribunpadang.com pada Sabtu (1/9/2018).

Dia mengatakan, sehari pascakebakaran, pihaknya bersama Polairud juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Baca: Siap-siap, BKN Isyaratkan Pendaftaran Seleksi CPNS 2018 Semakin Dekat, Ini Videonya

Bahkan, sebanyak lima orang saksi juga telah dimintai keterangannya.

"Sudah kroscheck ke lokasi, kami datang juga bersama pengelola penginapan bernama Pujo Hartoyo. Dia juga telah membuat laporan polisi ke Polairud dengan ditemani lima orang saksi itu," ujarnya.

Sianturi mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan kebakaran itu memang disengaja atau memang akibat hubungan arus pendek (korsleting).

Halaman
12
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved