Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bisnis

Kendaraan Hino Siap Gunakan Bahan Bakar Regulasi Baru Biodiesel B20

Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan kendaraan Hino yang siap menggunakan bahan bakar Biodiesel B20 yakni, Hino New Dutro dan New Ranger

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Hino New Dutro dan New Ranger Ready B20. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) meluncurkan kendaraan Hino yang siap menggunakan bahan bakar regulasi baru Biodiesel B20 yakni, Hino New Dutro dan New Ranger Ready B20.

Ini bentuk dukungan HMSI atas aturan pemerintah terbaru mengenai spesifikasi bahan bakar biodiesel B20, dan dukungan atas aturan ini ditunjukkan dari kendaraan Hino yang dibuat sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang ada di masyarakat.

Ini telah dilakukan mulai dari spesifikasi bahan bakar diesel B10, lanjut ke B15 sampai saat ini pemerintah mulai implementasi B20 atau perpaduan 20 persen minyak nabati dengan 80 persen solar.

Baca: Ini Rincian Waktu dan Tahapan Seleksi CPNS 2018, Ada Batas Minimal untuk Delapan Formasi

Baca: Inilah Istilah-istilah yang Biasa Muncul dalam Seleksi CPNS 2018, Jangan Sampai Tak Paham

Direktur Penjualan dan Promosi HMSI, Santiko Wardoyo, Sabtu (8/9) mengatakan Hino senantiasa mengikuti dan mendukung setiap kebijakan yang ada.

Kali ini pemerintah telah merampungkan implementasi program mandatori biodiesel 20 persen (B20) secara keseluruhan terkait perluasan insentif biodiesel dari PSO (Public Service Obligation) ke non-PSO yang mulai berlaku pada tanggal 1 September 2018 baik itu untuk bahan bakar Biosolar, Dexlite maupun Dex.

Untuk menyikapi hal ini, Hino telah siap untuk implementasi B20.

"Hino yang telah hadir lebih dari 35 tahun di Indonesia telah terbukti ketangguhan dan kekuatannya di segala medan dan kondisi bahan bakar, untuk itu customer tidak perlu khawatir akan jaminan perawatan dan suku cadang kendaraannya disini karena Hino berpengalaman dan selalu tumbuh bersama Indonesia," katanya.

Langkah ini sebagai bentuk komitmen untuk selalu memberikan produk terbaiknya untuk kemajuan bangsa.

Hino yang diproduksi dan dibuat di Indonesia selalu menyesuaikan untuk kebutuhan pasar disini dan kemudahan bisnis para pengusaha Indonesia.

Baca: Belum Tahu Apa Saja Syarat untuk Mendaftar CPNS 2018, Ini Rinciannya dari Lulusan SMA Hingga S1

Baca: Ingin Daftar CPNS 2018? Ini Gaji Lengkap Jika Lulus dan Diterima

Selain dari sisi konsumen, Hino juga mengembangkan produk sesuai dengan kondisi nyata dilapangan dan juga regulasi pemerintah.

“Hino sejak awal B20 dicanangkan oleh pemerintah, sudah siap untuk menggunakan B20. Karena kendaraan yang Hino produksi selalu dilakukan pengembangan dan penyesuaian mengikuti kondisi yang ada di Indonesia. Untuk itu bagi customer setia Hino tidak perlu khawatir, karena Hino telah lulus uji dan siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20 persen atau B20," tuturnya.

Ia menjelaskan langkah persiapan Hino atas regulasi baru telah dilakukan sejak tiga tahun lalu dengan melakukan pengujian pada mesin menggnakan teknologi common rail dan metode uji engine bench test.

Pengujian yang dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP-BPPT) selama 400 jam dengan beban penuh pada putaran mesin maksimum yaitu 2.500 rpm selama 8 jam/hari.

Metode uji tersebut merupakan langkah yang disarankan prinsipal Hino di Jepang yaitu Hino Motors Ltd yang diklaim lebih memaksa mesin melakukan performa maksimal jika dibandingkan dengan road test atau kondisi pemakaian aktual di jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved