Advertorial
Optimalkan Koperasi Sehat dan Mandiri, Ini Dia yang Dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bengkalis terus meningkatkan kualitas koperasi sehat dan mandiri.
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: harismanto
Sampai saat ini dari pendampingan yang dilakukan hingga 2018 ini dari 63 koperasi yang ada di Kecamatan Bengkalis sudah sekitar 16 koperasi aktif dan dalam pembinaan pihak Dinas Koperasi UMKM Bengkalis. “Memang belum banyak, tapi fokus kita tidak kuantitas yang utamakan. Namun kualitas koperasi yang aktif ini menjadi mampu membantu perekonomian masyarkat desa,” tandasnya.
Miliki Dua Unit Usaha
Satu diantaranya koperasi di Kecamatan Bantan sudah mandiri dan memiliki unit usaha tergolong berhasil dengan pendampingan yang dilakukan dinas koperasi dan UMKM Bengkalis yakni koperasi Generasi Mandiri yang berada di Desa Teluk Pambang. Dimana koperasi ini sudah memiliki dua unit usaha berjalan aktif.
Ketua Pengurus Koperasi Generasi Mandiri Dedi Arianto menceritakan, awalnya koperasi yang dipimpinnya bergerak dibidang simpan pinjam. Namun pada tahun 2015 lalu dengan melakukan rapat luar biasa dilakuan rekontruksi ulang koperasi ini.
“Kita sebelumnya koperasi simpan pinjam, melalui rapat luarbiasa kita beralih bidang koperasi menjadi koperasi produksi. Setelah peralihan tersebut kita mengerakkan unit usaha pertama kali yakni usaha ikan tangkap,” terang Dedi.
Pada tahun 2016 bidang tangkap ini berhasil berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan hasil. Upaya pengembangan usaha terus pihaknya lakukan dengan melihat peluang usaha baru.
“Pada tahun 2016 tersebut di daerah kita memang mulai tren usaha tambak udang vaname. Menangkap tren tersebut kita mulai menganalisa usaha tambak udang ini, kemudian kita observasi bagaimana pengelolaannya,” tambah Dedi.
Hasil observasi dilakukan pihak Koperasi ternyata budidaya udang Vaname ini cukup menjanjikan. Sehingga Koperasi Generasi Mandiri desa teluk Pambang ini mencoba merintis usaha udang ini.
Hasilnya cukup memuaskan, pada tahun 2018 ini koperasi generasi mandiri sudah memiliki 12 petak kolam tambak udang vaname. Namun yang baru berjalan sebanyak 5 tambak udang yang sudah dikelola.
“Alhamdullah sudah dua unit usaha kita yang berjalan, yakni usah ikan tangkap dan budidaya udang vaname. Kedepan kita masih punya rencana lain mengembangkan unit usaha lainnya di bidang perkebunan,” terang Dedi.
Menurut Dedi, keberhasilan ini tidak lepas dari peranan pemerintah Bengkalis dalam upaya pengelolaan koperasi. Seperti dinas Koperasi dan UMKM yang terus melakukan pendampingan secara baik terhadap manajerial koperasi.
“Kita sering berkoordinasi dalam pengelolaan koperasi dengan Dinas Koperasi, mereka terus mendampingi kita terutama saat pelaksanaan RAT serta melakukan audit. Intinya berupakan penampingan manajerial dilakukan pihak Dinas Koperasi melalui PPKLnya,” kata Dedi.
Berikan Dukungan
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis menilai, upaya optimalisasi koperasi mandiri yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis sejak beberapa tahun terakhir merupakan program yang baik.
"DPRD Bengkalis siap mendukung program program pembinaan koperasi yang ada di Bengkalis," kata Syaukani, anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Jumat (12/10/2018).
Menurutnya, secara umum DPRD mendorong upaya pembinaan koperasi terus dilakukan. "Kita menunggu perencanaan perencanan yang baik dibuat oleh Dinas Koperasi. Kemudian kita harapkan ini secara intens dikomunikasikan kepada kita," kata Syaukani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/sosialisasi-usaha-koperasi-di-kecamatan-bantan-digelar-dinas-koperasi-dan-umkm-bengkalis_20181011_165209.jpg)