Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Dumai

Sudah Dua Hari Banjir Rob Landa Sejumlah Kawasan di Dumai

Banjir rob menggenangi sejumlah ruas jalan raya dan jalan pemukiman sejak dua hari lalu. Sejumlah kawasan tampak masih tergenangi banjir rob.

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru/Fernandosikumbang
Pengendara Sepeda Motor Nekat Terobos Banjir yang Genangi Jalanan di Dumai 

Sudah Dua Hari Banjir Rob Landa Sejumlah Kawasan di Dumai

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Pasang keling atau banjir rob masih terjadi di Kota Dumai hingga, Jum'at (9/11/2018).

Banjir rob menggenangi sejumlah ruas jalan raya dan jalan pemukiman sejak dua hari lalu.

Sejumlah kawasan tampak masih tergenangi banjir rob.

Pantauan Tribun, banjir rob mengenangi sejumlah ruas jalan raya yang ada di kawasan bisnis Kota Dumai.

Baca: 31 Ribu Anak di Kepulauan Meranti Jadi Sasaran Disdukcapil

Baca: Bukaan Pintu Pelimpah Sudah Ditambah, Elevasi Waduk Koto Panjang Masih Naik

Di antaranya Sultan Hasanuddin, Jalan Diponegoro dan Jalan Cempedak.

Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan pemukiman.

Air tampak menggenangi jalan pemukiman di sekitar Jalan Cempedak.

Seperti Gang Kandis, Gang Apel, Jalan Jeruk dan Jalan Rambutan.

Air yang menggenang sempat surut di beberapa titik.

Tapi ada juga yang tidak surut lantaran saluran air tidak berfungsi dengan baik.

Baca: Petugas Verifikasi di Kota Dumai Langsung Coret Pemilih yang Sudah Meninggal

Baca: Kasus DBD Di Inhil Meningkat Tahun Ini, Dinkes Inhil Imbau Masyarakat Lakukan Hal Ini.

Kondisi inilah yang dirasakan Adi Chandra. Warga Gang Apel ini harus waspada dengan adanya pasang keling.

Saat ini air masih menggenangi sejumlah ruas jalan dekat rumahnya.

Ketinggiannya pun berkisar 20 cm. "Bisa saja tambah tinggi kalau tidak kunjung surut," paparnya kepada Tribun, Jum'at.

Menurutnya, banjir rob sudah terjadi sejak dua hari lalu.

Baca: Polda Riau Sudah Terapkan Pasal TTPU Terhadap Bandar Narkoba

Banjir yang menggenangi jalan pemukiman berasal dari luapan dari saluran air di sekitar.

Kenaikan air sesuai dengan kondisi pasang air laut.

Pihak BPBD Dumai hingga saat ini belum memberi keterangan resmi terkait banjir rob yang melanda sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Afri Lagan hingga Jum'at sore belum memberi jawaban terkait kondisi terkini banjir rob di Dumai. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved