Berita Riau
Suka Pedas? Anda Bisa Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bagi anda yang suka pedas, anda bisa panjang umur, dan ini memiliki alasan dan penjelasan ilmiah sesuai dengan zat yang dikandung cabai
Namanya satuan SHU atau Scoville Heats Units.
Skala ini digunakan untuk menghitung konsentrasi capsaicin pada cabai.
Satuan pedas ini dinamai sesuai dengan nama penemunya, Scoville yang merupakan seorang ilmuwan asal Amerika Serikat.
Ia membuat skala mengukur kepedasan cabai bernama Scoville Organoleptic Test.
Kerennya lagi, skala ini sudah digunakan hampir 1 abad loh.
Kira-kira sepedas apa ya cabai dari Indonesia kalau diukur dengan skala ini?
Apalagi Indonesia punya banyak sekali varian cabai yang diolah jadi berbagai bentuk sambal, dan semuanya punya rasa khas-nya masing-masing.
Baca: Benarkah Pendonor Bisa Tertular Penyakit? Simak 4 Mitos dan Fakta Seputar Donor Darah
Baca: Video : Wow, Pendaki Bentangkan Lambang Riau di Puncak Kilimanjaro
Dikutib dari ahlicabaiindonesia.blogspot.com, ada 17 jenis cabai yang bisa dibudidayakan.
Rocoto
Cabai ini berbentuk hampir bulat, banyak ditemukan di Peru, Bolivia, Chile, Argentina Utara dan Ecuador. Daging cabai ini tebal seperti paprika, namun cabai ini sangat pedas dengan biji berwarna hitam. Rocoto dapat tumbuh baik pada iklim sedang dan bahkan iklim dingin yang tidak memiliki musim panas yang benar benar panas, ini adalah salah satu perbedaanya dengan cabai pedas yang lain. Kebanyakan rocoto berwarna merah, namun terdapat pula yang berwarna kuning dan oranye di Karibia dan Meksiko.
Datil Pepper
Cabai ini banyak diproduksi si St. Augustine, Florida, yang aslinya dibawa dari Cuba pada tahun 1880 oleh seorang pembuat jelly bernama S.B Valls. Kalau dilihat lihat bentuknya mirip seperti cabai rawit merah yang kadang disebut rawit domba, atau juga cabai Tom Yum.. Mungkin memang masih saudara dekat dengan ini, dan memang rawit merah lebih pedas dari rawit biasa.
Chilli Tepin
Chilli tepin adalah cabai liar yang tumbuh terutama di Amerika Tengah, Meksiko dan baratdaya USA. Kadang disebut sebagai “ibu dari semua cabai” karena dianggap sebagai spesies Capsicum annuum yang tertua. Nama Tepin berasal dari bahasa Nahuatl yang artinya “kutu”. Pada tahun 1997, orang Texas menamai Tepin sebagai “cabai resmi asli dari Texas”, dua tahun setelah Jalapeno menjadi cabai resmi di Texas.
Baca: Gerahnya Laudya Cynthia Bella Saat Ditanya Kehamilan Sampai Lakukan Hal Ini
Baca: Lagu Natal Terbaru 2018: Jessie J Rilis 11 Single Natal, Ini Videonya
Bishop Crown Pepper
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/suka-pedas-anda-bisa-panjang-umur.jpg)