Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pekanbaru

Begini Cara Samade Riau Lawan Kampanye Hitam Minyak Sawit di Area Car Free Day (CFD)

Dukungan lainnya juga datang dari pengunjung CFD, Putri Indra Sandi mengatakan bahwa keseharian setiap tidak terlepas dari minyak sawit.

Tayang:
Penulis: Fernando | Editor: Afrizal
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Ketua DPW Samade Riau, Kawas Tarigan foto bersama pengunjung CFD Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Minggu ,(9/11/2018). Samade membentang spanduk untuk tanda tangan petisi menolak kampanye hitam kelapa sawit. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARARU.COM,PEKANBARU- DPW Sawitku Masa Depanku (Samade) Riau menghimpun ribuan tanda tangan di arena Car Free Day (CFD), Jalan Cut Nyak Dien, Kota Pekanbaru, Minggu (9/12/2018).

Mereka membentang spanduk yang berisi tanda tangan sebagai petisi untuk menghentikan kampanye hitam minyak sawit.

Pantauan Tribunpekanbaru.com, pengunjung CFD secara bergantian membubuhkan tanda tangan di spanduk ukuran 4 x 1 meter.

Mereka tidak cuma beri tanda tangan.

Tapi juga membubuhkan namanya sebagai dukungan kepada para petani sawit di Riau.

Satu di antaranya yang beri dukungan adalah Nanda.

Baca: Hutan Cagar Biosfer di Giam Siak Kecil Dirambah Jadi Kebun Sawit, Satu Oknum Pecatan TNI Diamankan

Baca: Wah! Petani Kelapa Sawit di Siak akan Terima Rp 25 Juta per Hektar Bantuan Peremajaan Kelapa Sawit

Baca: Inilah Keluarga Crazy Rich Surabaya Jusup Maruta Cahyadi, Pemilik Perusahaan Kelapa Sawit Sejak 1982

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) membubuhkan tanda tangan bersama rekannya sesama mahasiswa.

Ia menilai perlu dukungan terhadap para petani sawit.

"Kami mendukung petani, jangan sampai turun harga sawit. Apalagi harga sawit kan turun sekarang," papar mahasiswa Jurusan Teknik Informatika ini kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu.

Dukungan lainnya juga datang dari pengunjung CFD, Putri Indra Sandi mengatakan bahwa keseharian setiap tidak terlepas dari minyak sawit.

Mulai dari bangun tidur, jalani aktivitas hingga tidur kembali.

"Mulai sabun hingga minyak goreng kan dari sawit. Kalau tidak ada lagi, bagaimana nasib para petani sawit," ulas karyawan swasta ini.

Baca: Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Kembali Turun, Sentuh Harga Rp 1.159,43 per Kg

Baca: WOW! 700 Hektar HPT Dijadikan Kebun Kelapa Sawit, Satgas Gakkum LHK Amankan Eskavator

Baca: Sakit Hati Sawitnya Sering Dicuri, Pria asal Tandun Rohul Habisi Nyawa Temannya‎

Putri juga berharap para petani sawit bisa tetap bertahan.

Maka ia bersama rekannya turut memberi dukungan untuk para petani sawit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved