Berita Riau

Perusakan Atribut Partai di Pekanbaru,Begini Kata Direktur Hukum dan Advokasi TKD Riau Jokowi-Ma'ruf

Dia juga mengajak agar penanganan kasus ini bisa dipercayakan kepada penyidik kepolisian hingga tuntas.

Perusakan Atribut Partai di Pekanbaru,Begini Kata Direktur Hukum dan Advokasi TKD Riau Jokowi-Ma'ruf
tribunpekanbaru/rizkyarmanda
Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi - Ma'ruf Amin Riau, Eva Nora, SH, MH 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Riau Jokowi - Ma'ruf Amin, Eva Nora, SH, MH ikut angkat bicara soal kasus perusakan atribut partai di Pekanbaru.

Selain bendera dan baliho Partai Demokrat, ternyata ada juga baliho PDIP yang dirusak oleh pelakunya.

Menyangkut kasus ini, TKD Jokowi - Ma'ruf Amin ikut menyesalkan adanya aksi pengrusakan atribut partai tersebut.

Diungkapkan Eva saat kegiatan jumpa pers, Selasa (18/12/2018), hendaknya masing-masing pihak terkait dapat saling menghormati dan tidak saling menghujat dalam menyikapi masalah ini.

"Tidak perlu terlalu dibesar-besarkan, mari kita sama-sama hormati proses hukumnya. Karena kan kasus ini sudah dilaporkan dan pelakunya juga sudah ditangkap dan ditahan," ujar dia.

Baca: Andi Arief Tuding Keterlibatan Polda dalam Perusakan Atribut Demokrat, Kapolda Riau: Hati-hati

Baca: 10 Fakta Terbaru Perusakan Bendera & Atribut Demokrat di Pekanbaru, SBY Beda Pendapat dengan Wiranto

Baca: SBY Yakin Presiden Jokowi Tak Terlibat Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru

Eva mengimbau agar masalah ini dapat disikapi dengan kepala dingin, tanpa perlu ada keributan yang pada akhirnya hanya akan memperburuk situasi dan kondisi yang ada.

Dia juga mengajak agar penanganan kasus ini bisa dipercayakan kepada penyidik kepolisian hingga tuntas.

Lebih jauh Eva menjelaskan, pihaknya mengklarifikasi soal informasi yang merebak.

Sempat ada dugaan, pelaku yang melakukan aksi pengrusakan atribut Partai Demokrat merupakan suruhan salah satu oknum dari PDIP.

"Untuk itu perlu saya klarifikasi karena PDIP sendiri juga tergabung dalam koaliasi partai Paslon 01. Kebetulan Jokowi juga ada di Bumi Lancang Kuning saat itu," ucapnya.

Baca: Bawaslu Riau Lakukan Investigasi Terkait Pengrusakan Baliho SBY dan Partai Demokrat

Baca: Ayah HS Tahu Anaknya Ditangkap Atas Kasus Pengrusakan Baliho Demokrat Dari Postingan Video di FB

"Kami sudah mengecek ke lapangan, dicek ke PDIP, ternyata tidak ada nama yang disebutkan oleh HS (pelaku pengrusakan.red) itu," tambahnya lagi.

Dia menuturkan, sesuai hasil Rakornas beberapa waktu lalu, tim di daerah juga diminta untuk melawan pemberitaan yang sifatnya tidak benar atau hoax.(*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved