Kepulauan Meranti

Kisah Istri yang Dibacok dan Tiap Hari Alami KDRT, Suaminya Tobat Setelah Alami Hal Ini

Selama lima tahun seorang ibu rumah tangga berinisial S di Meranti mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Kisah Istri yang Dibacok dan Tiap Hari Alami KDRT, Suaminya Tobat Setelah Alami Hal Ini
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Berawal dari sana dirinya akhirnya dirinya memberanikan diri untuk melaporkan kepada pihak kepolisian yang kemudian ditanggapi pihak Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti untuk didampingi.

"Saya sudah merasakan takut dan sakit selama bertahun-tahun. Dengan perasaan itu saya memberanikan diri melapor," ungkapnya sambil menahan Isak tangis.

Baca: Pamit ke Warung, Seorang Gadis 15 Tahun Dikabarkan Hilang di Kepulauan Meranti, Warga Sedang Mencari

Kasus wanita dua anak tersebut kini sudah ditangani polisi dan sang suami sudah menjalani hukumannya.

Setelah kasus itu, suaminya tobat melakukan KSRT.

"Ada perubahan (suami) ada efek jera sama dia, dia tidak berbuat kasar, takut merokok, takut dia masuk penjara lagi," ujarnya.

S mengatakan tetap menjaga rumah tangganya dengan alasan bahwa mencintai suaminya dan sudah memiliki dua anak.

Walaupun demikian, ia mengatakan peristiwa tersebut juga memberikan pengaruh buruk pada anaknya.

"Pengaruhnya kepada mental, anak itu gampang tersinggung, gampang marah, perlakuannya juga menyimpang karena kurang pengawasan orang tua," ungkapnya.

Kabid Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti Juwita Ratna Sari mengatakan bahwa cerita S maupun korban-korban lainnya dalam penyuluhan tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi.

Sehingga ada keberanian masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan yang terjadi di lingkungannya.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved