Penerimaan P3K

Tak Bisa Daftar P3K, Nasib Honorer K2 yang Tak Lulus CPNS 2014, Berharap Syamsuar Tandatangani SPTJM

Tak bisa daftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K atau PPPK), nasib honorer K2 yang tak lulus CPNS 2014, berharap Syamsuar

Tak Bisa Daftar P3K, Nasib Honorer K2 yang Tak Lulus CPNS 2014, Berharap Syamsuar Tandatangani SPTJM
foto/net
Tak Bisa Daftar ke P3K, Nasib Honorer K2 yang Lulus Tes CPNS 2014, Berharap Syamsuar Tandatangani SPTJM 

Tak Bisa Daftar ke P3K, Nasib Honorer K2 yang Tak Lulus CPNS 2014, Berharap Syamsuar Tandatangani SPTJM

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Guruh Budi Wibowo

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tak bisa daftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K atau PPPK), nasib honorer K2 yang tak lulus CPNS 2014, berharap Syamsuar tandatangani SPTJM.

Nasib eks tenaga honor K II (THK II) yang lulus CPNS pada tahun 2014 silam berharap Gubernur Riau, Syamsuar bersedia menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) mereka.

Surat tersebut merupakan syarat mutlak agar SK pengangkatan mereka sebagai PNS diterbitkan oleh BKN.

Baca: KISAH Entrepreneur Cantik Asal Pekanbaru Hobi Traveling, Eksplor Keindahan Alam dan Nikmati Kuliner

Baca: KISAH Guru Cantik Bernama Nurlaila Mengajar di Indragiri Hilir, Raih Prestasi Melalui Mengarang Buku

Baca: KISAH Youtuber Cantik Asal Pekanbaru, Takut Videonya Dibully, Hindari Kebencian dan Isu SARA

"Gubernur sebelumnya tak ingin menandatangani SPTJM yang kami butuhkan sebagai syarat terbitnya SK PNS. Kami sangat berharap pak Gubernur Riau, Syamsuar mau menandatanganinya. Ini terkait nasib dari keluarga 99 THK II yang saat ini masih hidup," ujar seorang eks THK II, Sasjuli, Kamis (21/2/2019).

Sasjuli juga tak mengetahui pasti alasan Gubernur Riau  sebelumnya enggan meneken SPTJM.

Padahal, 100 THK II telah dinyatakan lulus pada saat tes CPNS 2014 lalu.

"Tak tau pasti apa alasan gubernur sebelumnya saat itu, mungkin dia takut ada masalah hukum di kemudian hari. Tapi kan semua pihak, termasuk BKN tidak menemukan adanya kesalahan dari administrasi kami, dan mereka juga menunggu SPTJM itu hingga saat ini," ujarnya.

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Jadi Duta Lingkungan, Belajar Membuat Pupuk Kompos dari Sampah

Baca: KISAH Cewek Cantik Tinggi Semampai Asal Duri Merantau di Pekanbaru, Kuliah dan Berbisnis Online

Baca: KISAH Cewek Cantik Asal Pekanbaru Bahagiakan Orangtua, Jadi Guru Private Hingga Business Woman

Sasjuli mengatakan, lantaran tak kunjung ditekennya SPTJM oleh gubernur yang lalu, nasib mereka semakin tak jelas.

Bahkan mereka tak bisa ikut dalam perekrutan P3K yang baru-baru ini dibuka oleh Pemprov Riau.

"Data kami di BKD Riau sebagai honor K II sudah tidak ada. Jadi rekan-rekan dari guru eks K II tak bisa ikut mendaftar di P3K," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved