Berita Riau

Wabup Meranti Minta Pegawai Jangan Jadi Mentimun Bungkuk

Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menyinggung tentang upah PNS di lingkungan Meranti yang akan dinilai berdasarkan kinerja.

Wabup Meranti Minta Pegawai Jangan Jadi Mentimun Bungkuk
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menyinggung tentang upah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Meranti yang akan dinilai berdasarkan pendekatan kinerja.

Hal tersebut dikatakan Wabup akan diberlakukan dalam waktu dekat.

"Saat ini KPK telah menginstruksikan pemberian tunjangan PNS berdasarkan kinerja (single salary) nantinya jika itu diberlakukan hanya ada dua pilihan bagi pegawai. Pertama berkinerja kedua non job atau mengajukan permohonan pensiun. Karena jika non job gaji hanya dibayar 80 persen tanpa tunjangan yang sama dengan upah pensiun," jelas Wabup.

Hal itu ia sampaikan di depan ratusan pegawai saat menjadi Pembina upacara di lingkungan pemerintahan kabupaten Kepulauan Meranti pada Senin (17/6/2019) bertempat di halaman kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Baca: Pemudik Jalur Darat dan Laut Meningkat, Ini Pemicunya

Baca: Cewek Wajib Tahu, Ini Alasan Kenapa Vagina Gatal Setelah Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Sekali lagi Wabup berpesan kepada PNS untuk bekerja dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah diberikan.

"Jangan menjadi mentimun bungkuk ada tapi dianggap tidak ada dan tidak ada tidak berpengaruh. Bekerjalah dengan penuh tanggungjawab karena kita sudah diberi gaji," paparnya lagi.

Pesan selanjutnya yang disampaikan Wabup adalah, terkait sejauh mana progress kegiatan yang dilaksanakan tiap OPD memasuki bulan ke 6 tahun 2019 ini.

Hal tersebut karena seperti diakui Wabup dirinya belum menerima laporan secara konkrit dari OPD.

Baca: Tembus 81.234 Orang, Kunjungan Wisatawan ke Siak Selama Libur Idul Fitri 1440 H

"Saya minta OPD membuat laporan terkait progress kegiatan, mana yang sudah jalan, mana yang belum dieksekusi serta apa masalah dan kendalanya. Karena hingga saat ini belum ada laporan yang jelas," akunya.

Wabup juga meminta kepada penanggungjawab OPD untuk menjelaskan kendala kegiatan yang belum jalan apakah terkait anggaran atau masalah lainnya dengan begitu pimpinan dan OPD terkait dapat bersama-sama mencarikan solusi.

"Apa masalahnya jika dana tentu ada prosedur dan tata caranya, jika ada masalah lain sampaikan dan nanti dievaluasi," ucapnya. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Yohannes Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved