Kelompok Kriminal Bersenjata

Ribuan Orang Mengungsi Pasca Egianus Kogoya Tebar Teror di Papua, 182 Tewas di Pengungsian

Belasan ribu orang di Kabupaten Nduga mengungsi akibat teror yang ditebar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kogoya.

Ribuan Orang Mengungsi Pasca Egianus Kogoya Tebar Teror di Papua, 182 Tewas di Pengungsian
ist
Ribuan Orang Mengungsi Pasca Egianus Kogoya Tebar Teror di Papua, 182 Tewas di Pengungsian 

Ribuan Orang Mengungsi Pasca Egianus Kogoya Tebar Teror di Papua, 182 Tewas di Pengungsian

TRIBUNPEKANBARU.COM - Belasan ribu orang di Kabupaten Nduga mengungsi akibat teror yang ditebar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Egianus Kogoya. Ratusan dari pengungsi tersebut tewas di tempat-tempat pengungsian.

Mereka tewas karena tak kuat bertahan hidup akibat terbatasnya masakan dan terpaan cuaca yang sangat dingin.

"Anak-anak ini tidak bisa tahan dingin dan juga ya makan rumput. Makan daun kayu. Segala macam yang bisa dimakan, mereka makan," kata anggota tim Tim Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Nduga, John Jonga saat merilis hasil temuannya di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Lebih jauh, kejadian yang disebut "bencana besar, tapi di Jakarta santai-santai saja."

Baca: Begini Sosok dan Jejak Kejahatan Lekagak Telenggen, Kriminal Ganas yang Bunuh Briptu Heidar

Baca: Menhan Nilai KKB Sebagai Pemberontak, Menkopolhukam Wiranto Malah Sebut Tak Usah Diperbincangkan

"Ini sudah tingkat pelanggaran kemanusiaan terlalu dahsyat. Ini bencana besar untuk Indonesia sebenarnya, tapi di Jakarta santai-santai saja," tambahnya.

Berdasarkan temuan tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten Nduga ini, para pengungsi berasal dari Distrik Mapenduma sebanyak 4.276 jiwa, Distrik Mugi 4.369 orang dan Distrik Jigi 5.056, Distrik Yal 5.021, dan Distrik Mbulmu Yalma sebesar 3.775 orang.

Sejumlah distrik lain yang tercatat adalah Kagayem 4.238, Distrik Nirkuri 2.982, Distrik Inikgal 4.001, Distrik Mbua 2.021, dan Distrik Dal 1.704.

Mereka mengungsi ke kabupaten dan kota terdekat atau ke dalam hutan, kata John.

"Ada yang ke Wamena, Lanijaya, Jayapura, Yahukimo, Asmat, dan Timika.

Halaman
1234
Editor: rinalsagita
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved