Breaking News:

Update Pasca Rusuh di Papua, Kronologi Pengepungan dan Pengamanan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Kabar terbaru tentang pengepungan asrama mahasiswa asal Papua di Surabaya, Kepala Polrestabes Surabaya angkat bicara.

Kompas.com
Update Pasca Rusuh di Papua, Kronologi Pengepungan dan Pengamanan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya 

Pada Sabtu (17/8/2019), sekitar pukul 10.00 WIB polisi mencoba berkomunikasi dengan penghuni asrama mahasiswa asal Papua untuk dimintai keterangan.

Namun upaya negosiasi belum mendapat tanggapan dan akhirnya polisi meminta bantuan kepada pihak RT, RW, Lurah dan Camat hingga perkumpulan warga Papua di Surabaya untuk mengimbau mahasiswa asal Papua keluar dari asrama.

Baca: MENGUAK Fenomena Ayam Kampus: Ada yang Sejak SMA Hingga Memenuhi Kebutuhan Sehari-hari

Sementara upaya dialog masih dilakukan, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa gabungan ormas yang sebelumnya telah melaporkan akan kembali mendatangi asrama mahasiswa Papua jika tidak ada klarifikasi atas kejadian pembuangan bendera.

Mersepon hal tersebut, pihak kepolisian akhirnya mengeluarkan peringatan sebanyak tiga kali sebelum akhirnya melakukan penindakan dan mengeluarkan surat perintah.

"Kira-kira apa polisi akan membiarkan massa itu datang ke sana? Kami mencegah, jangan sampai terjadi bentrokan antara saudara-saudara kita yang ada di sana (mahasiswa Papua) dengan massa lain yang ada (ormas)," jelas Sandi.

Akhirnya setelah pukul 17.00 WIB polisi melakukan penindakan dengan mengangkut 43 mahasiswa asal Papua untuk dimintai keterangan di Polrestabes Surabaya.

Masih mengutip dari sumber yang sama, menurut Sandi, polisi pada awalnya membawa 15 mahasiswa Papua untuk dimintai keterangan soal perusakan dan pembuangan bendera, namun 30 mahasiswa asal Papua kemudian datang ke asrama pada siang harinya.

"Ternyata mereka tidak mau. 'Kalau mau dibawa teman kami, bawa kami semua', akhirnya kita bawa semuanya ke kantor dan kemudian kita periksa maraton," ujar Sandi.

Sejumlah polisi menggunakan perisai mendobrak dan menjebol pintu pagar Asrama Papua Surabaya di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/8/2019).
Sejumlah polisi menggunakan perisai mendobrak dan menjebol pintu pagar Asrama Papua Surabaya di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/8/2019). (KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)

Baca: Sholat Istikharah Untuk Memilih Jodoh, Niat Sholat Istikharah: Doa dan Tata Cara Sholat Istikharah!

Pemeriksaan terhadap puluhan mahasiswa itu selesai pukul 23.00 WIB dan usai diperiksa, 43 mahasiswa Papua itu langsung dipulangkan pada Minggu (18/8/2019) dinihari pukul 00.00 WIB.

Sementara itu, Polda Jatim telah mengundang sejumlah perwakilan Ormas pada Selasa (20/8/2019).

Halaman
1234
Berita Populer
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved