Berita Riau
STORY - Kisah Dokter Cantik Asal Riau, Banyak Mama yang Curhat hingga Abdikan Diri untuk Kemanusiaan
Story atau kisah dokter cantik asal Riau, banyak mama yang sampaikan curahan hati atau curhat hingga abdikan diri untuk kemanusiaan
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nolpitos Hendri
STORY - Kisah Dokter Cantik Asal Riau, Banyak Mama yang Curhat hingga Abdikan Diri untuk Kemanusian
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Story atau kisah dokter cantik asal Riau, banyak mama yang sampaikan curahan hati atau curhat hingga abdikan diri untuk kemanusiaan.
Banyak alasan mengabdikan diri untuk kerja kemanusiaan, alasan tersebut menjadi motivasi untuk mengabdi tanpa pamrih.
Baca: SINOPSIS Film Rambo 5 Last Blood, Sylvester Stallone akan Sampaikan Perpisahan, Ini Jadwal Tayangnya
Baca: FEATURE - SENSASI Memancing di Riau, Strike Ikan Toman di Sungai Gulamo dan Danau PLTA Koto Panjang
Baca: Nama SANDIAGA UNO Mencuat sebagai Kandidat Ketua Umum PAN, Tokoh PAN Riau Dukung Sosok Ini
Baca: Wakil Rakyat Usulkan Rumah Penerima PKH Tempelkan Plang Bertuliskan KELUARGA SANGAT MISKIN
Baca: RUTE Bus Transmetro Pekanbaru yang Baru ke UIN Suska Riau dan Lintasi Jembatan Siak IV ke Unilak
Isra Rahma juga mempunyai alasan sendiri untuk terjun menjadi aktivis membela perempuan dan anak.
Ira, sapaan akrabnya, bergabung dengan Satuan Tugas (Satgas) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis sejak 2016.
Ia mengambil peran sebagai tenaga medis korban kekerasan dan fasilitator dalam penyelesaian masalah perempuan dan anak.
Ira memiliki bisnis dan berprofesi sebagai Dokter.
Ia memilih tidak fokus mengembangkan bisnis.
Ia memilih mengabdi sebagai Dokter dan fokus dengan kegiatan terkait perempuan dan anak.
"Kebetulan saya lagi berkapasitas, ya memungkinkan untuk berbuat," kata Ira.
Sejak pertama bergabung, ia sudah diberitahu tanpa honor.
Justru ini yang membuatnya tertantang untuk mengabdi.

Ira sendiri pernah menangani kasus kekerasan seksual terhadap bayi berusia 5 tahun dan remaja SMP.
Ia melakukan pendampingan baik secara medis maupun ke kepolisian.
Baca: Vonis HUKUMAN MATI Terhadap Terdakwa Narkoba di Riau, Kriminolog: Diberikan untuk Memberi Efek Jera
Baca: Sandiaga Uno, Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo Kandidat Ketua Umum PAN, Ini Kata DPW PAN Riau
Baca: STORY - KISAH Terpidana Narkoba di Riau, Anak Yatim dan Jadi Tulang Punggung hingga Divonis 17 Tahun
Di samping itu, Ira juga aktif memberi penyuluhan sampai ke daerah pelosok.