BREAKING NEWS: 26 Titik Panas Kepung Pelalawan

Hotspot di Kabupaten Pelalawan Riau terpantau sebanyak 26 titik pada Minggu (8/9/2019), terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Indragiri Hilir

BREAKING NEWS: 26 Titik Panas Kepung Pelalawan
istimewa
Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK memimpin operasi pemadaman Karhutla di Kecamatan Kerumutan, Rabu (4/9/2019) lalu 

BREAKING NEWS: 26 Titik Panas Kepung Pelalawan

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Hotspot di Kabupaten Pelalawan Riau terpantau sebanyak 26 titik pada Minggu (8/9/2019), terbanyak kedua di Provinsi Riau setelah Indragiri Hilir (Inhil) titik.

Dari 26 titik api yang terpantau yang level confidence diatas 70 persen mencapai 18 titik yang berpotensi besar merupakan titik api atau firespot.

Sebagian wilayah Pelalawan juga masih tertutupi kabut asap, khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci. Mengakibatkan jarak pandang 3.000 meter akibat tertutupi asap.

Baca: Jangan Lupa Besok Puasa Muharram, Ini Niat dan Amalan Puasa Tasua dan Asyura Bulan Muharram (VIDEO)

"Hotspot dan firespot di Pelalawan tersebar di empat lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sekarang sedang operasi pemadaman maupun pendinginan," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Minggu (8/9/2019).

Titik panas dan titik api kebanyakan berada di Kecamatan Kerumutan, Desa Sotol Kecamatan Langgam, dan beberapa lokasi di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Sampai saat ini.

Tim satgas gabungan terus berupaya memadamkan api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lokasi masing-masing bersama tim rayon kecamatan.

Baca: VIDEO Jadwal Laga Persipura Jayapura vs Persija Jakarta di Liga 1, Rabu (11/9/2019) Jam 18.30 WIB

Peprsonil pemadaman darat juga dibantu tim satgas udara yang mengirimkan helikopter untuk melakukan water bombing di lokasi yang sulit dijangkau.

Heli WB diarahkan ke Kerumutan lantaran ada beberapa titik api yang pangkalnya tak bisa dijangkau tim darat.

"Di proses pemadaman masih terus dilakukan sampai api padam dan asap hilang," tambah Hadi Penandio. (Tribunpelalawan.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved