Siak

Viral Istilah Tour de Asap di Medsos Anak Muda Siak Riau, Tokoh Pemuda: Jembatan Menuju Langit

Suasana sepi dan murung di sekolah-sekolah membuat suasana kota Siak Sri Indrapura seperti ditinggalkan penghuninya.

Viral Istilah Tour de Asap di Medsos Anak Muda Siak Riau, Tokoh Pemuda: Jembatan Menuju Langit
Istimewa
Meme jembatan TASL yang dilingkupi kabut asap dan diberi tulisan Jembatan Menuju Awan viral di Siak. Foto ini viral di media sosial. 

Tour de Asap menjadi istilah yang sedang viral atau ramai di media sosial kalangan anak muda di Siak.

"Sepertinya Pemkab Siak ini lebih mementingkan balap sepeda Tour de Siak ketimbang akibat yang diterima warga gara-gara kabut asap. Karena itu wajar ada masyarakat mengganti Tour de Siak menjadi Tour de Asap," kata alumnus USU, Medan itu.

Pemuda yang juga aktif di KNPI dan KAHMI Siak tersebut juga mengatakan, Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) kini menjadi jembatan menuju langit.

Istilah itu kian santer mengingat kabut asap yang tampak seperti awan melingkupi jembatan itu dari jarak 500 meter.

"Coba kita mau ke jembatan, saya kira cocok seperti jembatan menuju langit. Foto meme jembatan Siak yang dikepung kabut asap dengan caption jembatan menuju langit kian ramai di media sosial. Ini sindiran keras ke Pemerintah, tapi oknum di pemerintahan pun ikut tertawa dan menyebar meme-meme begitu. Pikiran mereka di mana coba," kata dia.

Baca: Warga Pekanbaru Disiram Soda Api Sampai Alami Luka Bakar, Satu dari Dua Pelaku Berhasil Ditangkap

Baca: Jajaran Polda Riau Tetapkan 42 Tersangka Perorangan dan 1 Korporasi Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

Alfath Handri mengatakan, istilah itu bukan dia yang memunculkan di media sosial.

Namun sangat relevan dan cara kreatif millenial Siak untuk melihat keadaan dan menyindiri pemerintahan.

"Memang di Siak tidak ada titik api dan ini asap kiriman. Minimal Pemkab tetap sibuk proteksi masyarakatnya. Pol PP berkeliling menyuruh anak yang main di luar rumah agar masuk ke dalam rumah," kata dia.

Jembatan megah TASL Siak tidak terlihat jelas dari jarak kurang lebih 1 Km akibat kabut asap, Senin (9/9/2019).
Jembatan megah TASL Siak tidak terlihat jelas dari jarak kurang lebih 1 Km akibat kabut asap, Senin (9/9/2019). (Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra)

Contoh lain, kata dia, Pemkab Siak mestinya punya data berapa banyak anak Balita di masing-masing kampung dan orangtua yang lemah. Kemudian bagaimana perlakuan terhadap Balita dan orang tua tersebut agar tidak terdampak asap.

"Mana tenaga kesehatannya, tidak tampak bergerak. Mestinya mereka kan massiv, panggil kek masing-masing Kades bicarakan, berapa orang terdampak di sana, bagaimana nutrisi yang baik untuk menjaga kebugaran Balita. Ini pemerintah masih show -show aja," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved