Dumai

Pinjam Motor Beli Nasi Tapi Tak Kembali, Pemuda di Riau Diciduk Polsek Dumai Kota

Seorang pemuda berinisial SA (19) warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, harus berurusan dengan pihak Kepolisian

Pinjam Motor Beli Nasi Tapi Tak Kembali, Pemuda di Riau Diciduk Polsek Dumai Kota
Polsek Dumai Kota
SA (19) warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, harus berurusan dengan pihak Kepolisian diduga melakukan penggelapan sepeda motor. 

Pinjam Motor Beli Nasi Tapi Tak Kembali, Pemuda di Riau Diciduk Polsek Dumai Kota

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Seorang pemuda berinisial SA (19) warga Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, harus berurusan dengan pihak Kepolisian diduga melakukan penggelapan sepeda motor.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan melalui Kapolsek Dumai Kota Iptu Hardiyanto ‎mengungkapkan, SA diamankan Polsek Dumai Kota, pada Minggu (8/9/2019) setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban M Ilham yang merupakan teman pelaku yang baru saja dikenalnya.

Ia menjelaskan, kejadian itu berawal ketika korban bertemu dengan temannya di Jalan Wan Dahlan tepatnya di depan Hotel Srikandi, pada 18 Agustus 2019 lalu menggunakan sepeda motor Beat Sporty.

Baca: Bunuh Ipar dengan Sadis di Kuansing, Dua Bersaudara di Riau Dituntut Hukuman Penjara Seumur Hidup

Setelah itu, tambahnya, korban bertemu dengan rekannya bersama pelaku. Disana korban dan pelaku berkenalan, bahkan mereka berniat ingin bermain futsal bersama.

"Namun, sebelum mereka bermain futsal tiba-tiba pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli nasi," katanya, Rabu (11/9/2019).

Tanpa rasa curiga sedikitpun terhadap orang yang baru dikenalnya itu, tambah Iptu Hardianto, korban lalu memberikan kunci sepeda motornya.

"Kecurigaan korban mulai muncul ketika pelaku hingga tengah malam tidak kunjung kembali," sebutnya.

Dijelaskannya, hampir genap 1 bulan menghilangkan diri, akhirnya Minggu (8/9/2019) korban mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku yang diketahui berada di Pekanbaru.

Atas informasi itu korban bersama orangtuanya dan rekannya menemui pelaku di Pekanbaru.

"Akhirnya SA berhasil ditemukan, namun saat ditanyakan mengenai sepeda motor milik korban ternyata kendaraan roda dua itu telah digadaikan olehnya kepada seseorang di Pekanbaru. Tidak terima dan merasa mengalami kerugian sebesar Rp1,8 juta keluarga korban membawa dan melaporkan pelaku ke Polsek Dumai Kota," ungkapnya.

Baca: Negara Ini Larang Wanita Nonton di Stadion, Karena Ketahuan Seorang Wanita Nekat Bakar Diri

Diakuinya saat ini pelaku bersama barang bukti, 1 lembar surat keterangan Jaminan PT.Summit Oto Finance dan 1 lembar surat keterangan Toko SUZ Dumai telah diamankan Polsek Dumai Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

"Pelaku dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan pidana penjara paling lama empat tahun," pungkasnya. (tribundumai.com/donny kusuma putra).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved