Breaking News:

Berita Riau

Ratusan Orang Masuk IGD, RSUD Tengku Rafian Siak Riau Tangani 191 Pasien Terdampak Asap

Direktur RSUD Tengku Rafian, dr H Benny Chairuddin mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menampung warga yang terkena dampak kabut asap.

istimewa
Petugas di RSUD Tengku Rafian Siak, Provinsi Riau membagikan masker ke keluarga pasien, Jumat (13/9/2019). 

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Sebanyak 191 pasien terdampak ditangani RSUD Tengku Rafian Siak. Pasien tersebut mengalami akibat yang berbeda-beda yang disebabkan terhirupnya udara yang tidak sehat belakangan ini.

Direktur RSUD Tengku Rafian, dr H Benny Chairuddin mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menampung warga yang terkena dampak dari asap tersebut.

Dari data per Agustus 2019, warga terdampak Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) sebanyak 95 orang kondisi rawat jalan, masuk IGD 6 orang, pneumonia 1 orang rawat jalan, IGD 6 orang, asma 26 orang rawat jalan, masuk IGD 28 orang, iritasi mata 27 orang rawat jalan, masuk IGD 1 orang dan terkena iritasi kulit sebanyak 1 orang rawat jalan.

Data tersebut menunjukkan dampak kabut asap di Siak sudah menjatuhkan banyak korban.

Sementara kondisi kabut asap hingga Jumat (13/9/2019) semakin parah.

Jarak pandang semakin singkat. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) dari jarak 500 meter semakin tidak terlihat.

Karena itu Direktur RSUD Tengku Rafian Siak dr H Benny Chairuddin, SPAn, MKes mengajak masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Sebaiknya warga mengurangi aktivitas di luar rumah, kalau pun mau harus keluar rumah agar menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung" kata Benny.

Ia menganjurkan, warga sebaiknya menggunakan masker jenis N 95 yang memang diperuntukkan untuk mencegah masuknya partikel-partikel kecil ke saluran pernapasan. Karena masker tersebut dapat menyaring udara yang mengandung partikel debu asap yang dihirup sampai 95 persen.

"Tapi karena harganya mahal dan sulit didapat," kata dia.

Untuk menunjukkan kepeduliannya, pihaknya juga membagikan masker, namun bukan jenis N 95.

"Masker yang kita bagikan ini bisa juga digunakan sambil membasahi sedikit bahan masker agar pori-porinya bisa lebih rapat dan mengurangi partikel-partikel halus untuk dapat masuk," kata Benny.

Selain itu bagi masyarakat terutama anak-anak, dan yang mempunyai penyakit gangguan pernapasan dianjurkan perbanyak minum air putih agar tenggorokan selalu basah.

Apabila mengalami gejala gangguan penyakit akibat asap segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami dari RSUD Tengku Rafian Siak siap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan," ujar Benny. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved