Breaking News:

Narkoba Merajalela, Dua Honorer di RSUD Siak Pun Berurusan dengan Polisi

Maraknya perkara penyalahgunaan Narkotika di kabupaten Siak juga menembus rumah sakit. Dua honorer RSUD Tengku Rafian jadi tersangka karena narkoba.

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Hendra Efivanias
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Kapolres Siak AKBP Doddy F Sajaya mengekspos tersangka dan barang bukti Narkoba, hasil tangkapan selama Oktober 2019, Sabtu (2/11/2019) di Mapolres Siak. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Maraknya perkara penyalahgunaan Narkotika di kabupaten Siak juga menembus rumah sakit.

Buktinya, selama Oktober 2019 kemarin, Polres Siak berhasil mengamankan 2 pelaku yang berkerja di RSUD Tengku Rafian Siak.

Hal itu disampaikan Kapolres Siak AKBP Doddy Ferdinand Sanjaya, Sabtu (2/11/2019).

Dua orang tersangka dari unsur pemerintahan itu merupakan tenaga honorer di RSUD Tengku Rafian Siak.

Satu orang bekerja di ruangan rawat inap dan seorang lagi di bagian administrasi.

"Selama bulan Oktober 2019 ini kita amankan sebanyak 24 orang tersangka dalam 16 perkara narkotika dan obat-obatan terlarang," kata AKBP Doddy.

Doni: Jangan Pakai Narkoba, Ratusan Siswa Ikuti Diklat Paskibraka Riau dan Paskibra Muda

Ia mengakui dari 24 tersangka itu barang buktinya terlalu banyak. Narkotika jenis ganja 4,37 gram dan sabu-sabu 36,39 gram.

Para tersangka itu merupakan pengedar eceran dan bukan bandar besar.

JADWAL Pendaftaran Seleksi Dirut Bank Riau Kepri DIPERPANJANG

"Kabupaten Siak bukanlah sarang peredaran gelap narkoba, tapi menjadi daerah perlintasan. Upaya pemberantasan barang haram itu tetap harus dilakukan semaksimal mungkin. Kita harus all out untuk itu," kata dia.

Ia mengatakan, terhadap tersangka yang honorer di bagian ruang rawat inap RSUD Tengku Rafian ditangkap pada 14 Oktober 2019 di Banteng Hulu, Kecamatan Mempura.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved