Breaking News:

Berita Riau

Zero Fire Astra Agro, Menjaga Riau Tetap Cerah

Kebijakan zero fire ini juga mengantisipasi adanya faktor-faktor eksternal seperti panas ekstrim dan percikan api dari mana pun.

Editor: Ariestia
Astra Agro
PT Astra Agro Lestari Tbk memiliki kebijakan Zero Fire atau tidak ada api. 

Astra Agro mengelaborasi kebijakan, personel, juga sarana yang ada dalam program yang terintegrasi.

“Menyikapi datangnya musim kemarau, perusahaan kami di Riau telah melakukan persiapan yang merupakan kelanjutan program dari tahun-tahun sebelumnya. Penguatan sarana dan tim penanggulangan menjadi inti dari persiapan yang telah kami lakukan. Disamping itu, kami terus melakukan kerjasama dengan MPA (Masya-rakat Peduli Api) yang telah dibentuk, untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan karhutla di desa-desa sekitar konsesi. Salah satu program baru yang kami laksanakan adalah pembentukan kelompok nelayan peduli lingkungan, yang mensinergikan antara pemenuhan kebutuhan ekonomi warga dengan program pencegahan karhutla”, papar Nazri.

Pembentukan Kelompok Nelayan Peduli Lingkungan muncul dari kesadaran dan kebutuhan bersama bahwa dari pengalaman masa lalu kebakaran lahan sering terjadi di sekitar sungai kemudian menjalar ke area yang lebih luas. Kelompok ini dibentuk di sepanjang sungai Kerumutan, beranggotakan para pencari ikan yang menetap di sepanjang sungai tersebut.

Sebagai pembina dari kelompok nelayan ini adalah PT. Sari Lembah Subur bersama-sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Pelalawan dengan sasaran pokok untuk meningkatkan perekonomian nelayan sekaligus menjaga lingkungan sungai baik dari kebakaran lahan maupun kerusakan akibat penggunaan racun dalam menangkap ikan.

Program-program yang telah dijalankan diantaranya adalah penyuluhan/sosialisasi dari Dinas Perikanan tentang praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan pemasaran hasil olahan ikan, sosialisasi dari PT Sari Lembah Subur tentang cara penggunaan alat-alat pemadam kebakaran portabel serta program patroli bersama.

Perusahaan juga memberikan bantuan alat-alat penangkap ikan kepada Nelayan. Program ini akan terus dikem-bangkan seiring dengan kebutuhan para pihak untuk men-jaga dan mendapatkan manfaat yang lebih baik dari lingkungan.

Untuk program pencegahan dan penanggulangan karhutla, perusahaan juga terlibat aktif di wilayah sekitar melalui koordinasi dengan pihak pemerintah di kecamatan, aparat polsek dan koramil serta menjalin komunikasi dengan sesama tim penanggulangan karhutla dari perusahaan lain.

“Tim dari perusahaan kami selalu aktif mengikuti apel kesiagaan karhutla yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten maupun kecamatan untuk menjaga koordinasi yang baik dalam pencegahan dini jika terjadi kebakaran lahan. Kami juga aktif membantu pemadaman di wilayah sekitar yang terjangkau jika ada indikasi dan laporan kebakaran dari MPA”, pungkas Nazri.

PT Kimia Tirta Utama juga turut serta dalam mem-bantu mencegah dan memadamkan api. Koordinasi dengan semua pihak menjadi kunci dalam penanganan. PT Tunggal Perkasa Plantation, PT Sawit Asahan Indah, dan PT Ekadura Indonesia juga melakukan hal yang sama.

Semua ini dilakukan agar Riau tetap cerah sehingga seluruh kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, dan lain-lain dapat berjalan normal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved